Ada Banyak Motivasi Hari Ini

Persib tidak kekurangan alasan untuk bermain all out dan menang hari ini. Kemarin hari ulang tahun Kota Bandung ke 205 tahun. Memberi kado untuk Bandung adalah hal wajib, dan hanya kemenangan jadi kado terbaik.

Jejak rekam Persib dalam memberi kado kemenangan untuk Bandung di hari jadi nya terbilang oke. Lebih dari satu dekade terakhir, Persib hanya bermain sebanyak 5 kali di sekitaran tanggal 25 September. Hasil yang diraih Persib adalah 4 kali menang dan 1 kali imbang, semua pertandingan di Bandung berhasil dimenangkan. Memberi kado kemenangan bagi Kota Bandung sudah menjadi kebiasaan Persib. 

Menjadi semangat tambahan adalah amarah bobotoh terhadap pbfc. Rasa murka ini harus disalurkan dengan tepat menjadi penampilan terbaik di lapangan. Sebesar apapun energi bobotoh karena kekesalan dan amarah terhadap Iwan Setiawan, mereka tidak akan pernah menginjak lapangan untuk menyalurkan energinya. Energi ini harus dimanfaatkan oleh pemain untuk berlari lebih cepat dari biasanya, berlari lebih jauh dari yang dibutuhkan, tenaga ini harus dimanfaatlkan untuk berkonsentrasi lebih dan fokus dalam bertahan dan menyerang.

Well, ekspektasi bobotoh kepada pemain untuk membungkam mulut besar Iwan bisa berubah menjadi tekanan super kepada pemain. Dibutuhkan mental yang sangat kuat dari pemain untuk bisa memanfaatkan ekspektasi bobotoh menjadi sebuah motivasi.

Katanya, kekuatan super di dunia ini salah satunya adalah the power of kepepet. Saat terjepit seseorang bisa mengeluarkan kemampuan yang tidak pernah dia sadari. Kemampuan yang bisa digunakan untuk meraih apapun. Coba lihat Vlado, kalau bukan karena kepepet butuh gol, moal mungkin dia selalu agresif ikut menyerang dan meninggalkan pos nya.

Apa yang dimiliki Vlado adalah mental yang tepat. Vladimir Vujovic selalu percaya bahwa diri nya tidak akan pernah kalah sebelum piriwit akhir ditiup wasit karena itu dia tidak pernah menampilkan raut muka menyerah dalam pertandingan. Dia juga tahu bahwa ada yang harus dia berikan sebagai timbal balik dukungan bobotoh yang selalu mendukung Persib, seperti seorang tentara yang sedang berjuang melindungi keluarganya. Menyerah hanya akan membuat anak istri mati. Daya juang dan rasa tanggung jawab, pemain membutuhkan hal itu untuk bisa mengeluarkan semua kemampuannya.

Ulang tahun Bandung. Membela harga diri Djanur yang direndahkan sedemikian rupa oleh Iwan Setiawan. Menyalurkan energi kemarahan bobotoh terhadap pbfc. Pemain memiliki semua sumber untuk bermain melebihi kemampuannya. Kuncinya adalah mental. Perang urat syaraf pada intinya untuk menganggu fokus lawan, membuat mereka kehilangan mental bermain yang dibutuhkan. Djanur tahu hal ini dan sangat mewanti-wanti pemain agar tetap fokus.

Dear pemaen, jika kepepet gak tau lagi apa yang harus dilakukan, liat jersey kalian. Ada badge yang harus kalian jaga kehormatannya, membuat malu Persib hanya akan membuat hidup kalian tidak akan pernah tenang lagi. Prung geura tarung!

p.s.

Sedikit stat penggembira. Dari 98 kali maen di kandang di Liga Endonesia dari tahun 2008, Persib cuma kalah 8 kali. Presentase kegagalan menang di Kandang hanya 22%.

Lebih kecil lagi saat dilatih Djanur: 30 maen, 24 menang, 4 imbang, 2 kalah. 6% saja presentase kekalahan Djanur di kandang. Today is not the day!

@bus

Follow kami di twitter @stdsilwangi

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
×
×

Cart