persib 1-0 sfc

Minggu sore tanggal 2 februari 2014 menjadi pertandingan perdana PERSIB bandung di ISL. Sfc menjadi lawan perdana. Pertandingan yang sudah ditunggu-tunggu oleh sejuta umat bobotoh. Wajar saja tiket sold out sebelum hari H, karena ingin menyaksikan tim kebanggaan jawa barat tersebut berlaga  ditambah banyaknya pemain baru yang masuk ke tim PERSIB membuat rasa penasaran semakin menjadi-jadi.

Coach Djanur menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan menempatkan beberapa pemain baru seperti Jupe, Taufiq, Konate, Ferdinand, Tantan dan Vladimir Vujo. Melawan sfc yang berkomposisi hampir 95% pemain baru, secara logis ini akan menjadi lawan yang mudah bagi PERSIB. Duet bek baru Jupe – Vujo ditambah pasangan double pivot paling gres, Hariono – Taufiq pada akhirnya berhasil memberi clean sheet pertama Maung Bandung. Sayangnya, duet inlander di lini depan Tantan – Ferdinand gagal memberi sebiji gol pun, walau mau tidak mau diandalkan coach Djanur menghadapi sfc.

Awal babak pertama PERSIB sangat mendominasi pertandingan, baik melalui sisi kiri maupun kanan. Banyak peluang gagal dikonversi karena tangguhnya duet bek asing sfc. Andai saja mantan kapten kesayangan, Maman Abdurahman yang dimaenkan, mungkin gol akan tercipta bagi PERSIB. Di beberapa kesempatan terlihat beberapa pemain masih banyak yang egois seperti Konate ataupun Tantan. Bayang-bayang SVD yang masih melekat belum bisa dilupakan 100%, babak pertama pun selesai skor 0-0.

Babak kedua berjalan sfc mulai mencoba membangun serangan melalui winger si mantan (lagi) siswanto. Cukup  greget juga banyak serangan percuma, ketidakhadiran duet flank kanan Supardi -Ridwan berefek lumayan busuk bagi PERSIB. Duet serep dadakan Tantan- Supardi masih belum enjoy, alhasil banyak serangan yang terkesan monoton. Masuknya Utina menggantikan taufiq seenggaknya menghasilkan harapan, karena firman juga mantan sfc, cukup tau seluk beluk mantan timnya itu.

Well, akhirnya di menit 80 PERSIB mendapatkan hadiah penalti oleh wasit Iwan Ngaloco, Makan Konate mengambil eksekusiii dan bbaaaammmmmm…. Stadion si jalak harupat bergumuruh gol dari Konate mengubah skor menjadi 1-0. #NuhunKonate

PR coach Djanur ada banyak sekali. Salah satu focus utama, harus diperhatikan  ketika keasikan menyerang ditambah tapi finishing touch yang masih capruk. Bukan hanya bikin gregetan tapi juga membahayakan pada kelangsungan permainan PERSIB dan hasil akhir pertandingan. Kita tunggu kehadiran Djibril Coulibaly apakah mampu menjadi  next SVD? Jujur kami masih hese mup on.

#Persib #tcn10

@omz

Leave a Reply

Your email address will not be published.