ZZ54

feminisme sepakbola rakyat. Sempat menjadi PHP bagi bobotoh karena lebih memilih bergabung bersama klub asal Papua Persipura, akhirnya Zulham bersedia membela Persib Bandung. Keputusan Zulham untuk berpindah kostum dari Persipura ke Persib disebabkan karena klub yang bermarkas di Stadion Mandala Jayapura sudah dibubarkan. Pun di Persipura, Zulham bukanlah pilihan pertama bagi pelatih Oslvaldo Lessa. (more…)

Continue Reading

Yang Tersisa Dari Persib

stadion siliwangiSetelah hiatus beberapa bulan, skuat Persib yang dibubarkan akibat dari dihentikannya Liga Indonesia kini kembali berbenah guna menghadapi turnamen yang diprakarsai oleh PT. Mahaka Entertainment, Piala Presiden, yang akan digelar mulai tanggal 30 agustus nanti. Persib harus merelakan dua pilar yang berperan penting ketika Persib berhasil menjuarai Liga Indonesia, Makan Konate dan Vladimir Vujovic lebih memilih pulang ke negaranya masing-masing. Djanur harus ikhlas hanya diperkuat oleh satu pemain asing saja, Ilija Spasojevic. (more…)

Continue Reading

Grafik Hasil Akhir Persib

quick stat sebelum persib maen yeuh..

persib pre isl

persib di jaman sebelum liga super, grafiknya naek turun edan eling, ekstrim pisan. grafik di atas nunjukin posisi persib di akhir babak penyisihan wilayah. selama 13 musim sebelum ISL persib maen 335 kali di babak wilayah. tiap musim jumlah maenna beda-beda tergantung berapa tim sawilayahna.

untuk musim yang mengenal sistem 8 besar, (more…)

Continue Reading

Kuartet Bek Djanur

the fabulous four

Sebagai pelatih bertipikal memegang teguh the winning team, agak mengejutkan sebenarnya saat Mang Djanur memutuskan untuk merotasi kuartet bek persib di pertandingan melawan Lao FC.

Persib belum berada di titik dimana rotasi dibutuhkan, karena kondisi fisik pemain inti masih dalam tahap yang bagus, pun posisi persib di AFC Cup belum sepenuhnya aman lolos dari penyisihan grup. Alasannya kemudian menjadi masuk akal jika melihat kompetensi lawan dan kebutuhan pemain-pemain pelapis untuk merasakan atmosfer pertandingan sesungguhnya.

Khusus untuk kinerja kuartet bek sendiri, (more…)

Continue Reading

Hari Pertama PERSIB

positif namun tak impresif
positif namun tak impresif

Imbang atau kalah. Probabilitas terbesar untuk hasil persib di hari pertama ISL 2015. Mengecewakan memang, namun begitulah sejarah membisiki kita. Rekor persib di hari pertama dalam 10 tahun terakhir adalah: 4 menang-3 imbang-3 kalah. Mencetak 14 gol dan kebobolan 13 gol.

Kurun waktu 10 tahun itu, persib 3 kali gagal mencetak gol dan hanya 1 kali berhasil meraih clean sheet. Hanya ketika melawan persela di hari pertama ISL 2008 persib bisa menang dengan nyaman. Mencetak 5 gol berbalas 2 gol persela, sisanya persib selalu megap-megap. Masih positif namun tidak impresif.

Masalah sebenarnya ada pada lawan yang harus dihadapi (more…)

Continue Reading

Coretan menjelang pembaptisan

stadion siliwangi

Menurut rilis PT Liga, Tanggal 21 Februari 2015 Insya Alloh kick off lsi yang diawali laga antara persib melawan persipura jayapura akan di helat di stadion si jalak harupat. Melihat persiapan yang telah dilakukan maung bandung untuk menghadapi gelaran tahunan ini sang arsitek djanur berupaya untuk mempertahankan skuad lamanya dan hanya akan menambah beberapa pemain saja ketimbang merombak skuad yang telah menghantarkan persib merengkuh gelar juara setelah tertidur selama hampir 20 tahun!

Dari semua pemain yang membela persib di musim 2014 hanya djibril coulibaly, ferdinand, dan sigit yang djanur lepas. Sementara itu dari upaya manajemen untuk mendatangkan pemain anyar bidikan persib, hanya dado, yandi, dan dias yang berhasil didatangkan selebihnya uwa lebih sering di harkosin sama pemain bidikannya macam zulham dan bayu gatra yang lebih memilih bergabung dengan klub lain.

Untuk melengkapi jatah pemain asing, persib masih mencari pemain yang dirasa pas untuk mengisi posisi striker. Sekian pemain yang ditawarkan para agen kepada persib belum ada pemain yang memenuhi standar djanur, hingga sekarang hanya maycon yang bertahan untuk terus diseleksi. (more…)

Continue Reading

Kaleidoskop PERSIB 2014 dari Wawancara Pertandingan Djanur

djanur

PERSIB 1-0 sriwijaya fc

“ Makanya di saat jeda saya bilang sama pemain, sangat disayangkan ketika kita main bagus, menciptakan banya peluang, jika kita tidak menang. Peluang begitu banyak, terutama di babak pertama. babak 2 memang kita terlalu terburu-buru. Tapi saya senang dan puas lihat permainan hari ini. Hilang bola, rebut, main lagi. Meski hanya satu yang jadi gol, tapi begitu syukur atas 3 poin ini.”

PERSIB 2-1 persita

“ Kita menguasai jalannya pertandingan. Tapi ya itu, mereka defensif, agak sulit membongkar, mereka disiplin sekali. Sehingga sempat kehilangan akal, kurang pintar sehingga tidak bisa mencetak gol.”

persijap 1-1 PERSIB

“ Kalau lihat dari permainan harusnya kita bisa 3 poin. Liat dari jalannya pertandingan. Tapi karena itu tadi, karena kesalahan sendiri, membuang peluang yang diciptakan.”

(more…)

Continue Reading

Prudent ala Persib

roadshow haben, latihan iraha?
Roadshow Juara

Sebagai juara bertahan liga Indonesia, hingga saat ini Persib masih belum menemukan penyerang tengah untuk dijadikan andalan musim depan. Lebih jauh lagi, Persib terlihat kesulitan dalam mendapatkan pemain-pemain yang diincarnya. Bursa transfer kali ini tampaknya tidak akan efektif untuk menambah kekuatan Persib secara signifikan.

Djanur jelas mengetahui dari musim lalu bahwa Persib membutuhkan sayap yang berkualitas dan penyerang bertipe target man moncer untuk menambah daya dobrak pola andalan. Namun, sekali ini Wak Haji seakan tidak berdaya untuk memenuhi kebutuhan Djanur. Bukan itu saja, pemain yang bertipe sesuai keinginan Wak Haji pun tidak tampak ada yang merapat ke Persib.

Hal ini tidak seperti biasanya. Beberapa musim lalu Persib dengan mudah mendapatkan pemain-pemain yang diincar. Beberapa nama adalah pemain nasional dengan reputasi yang mentereng dan pemain asing berkontrak mahal. Wak Haji selalu bisa bergerak cepat dalam menggaet buruannya. Seakan duit bukanlah masalah.
Djanur dan Wak Haji semakin dikejar waktu. Liga dimulai sebulan lagi, komposisi tim masih belum ideal. Pemain-pemain yang kualitasnya memenuhi standar Djanur sudah habis di pasaran. Bisa jadi ini adalah musim transfer terburuk bagi Wak Haji.

(more…)

Continue Reading

Pembaruan Terbaru. Persib Versi 2.1 Bukan 3.0

lord atep

Musim 2015 jadi musim ketiga Djanur melatih Persib. melihat line up di beberapa pertandingan ujicoba terakhir sepertinya formasi dan taktik yang digunakan Mang Djanur masih sama dengan musim lalu. Seharusnya musim ini adalah Persib versi 3.0 dari Djanur.

Melihat kembali musim 2014, ada perubahan besar yang diberikan Djanur. Sebuah pengembangan dari musim 2013, terutama dalam hal komposisi skuad dan starting XI terbaiknya. Keberhasilan mendongkrak posisi dari peringkat 4 menjadi juara membuat Persib musim lalu adalah pengembangan Persib dari versi 1.0 menjadi versi 2.0 oleh Djanur. Mari kita lihat pengembangan lini per lini untuk musim 2015. (more…)

Continue Reading