JAYA DI JAYAPURA

Persib berhasil memecahkan telur yang selama ini sulit sekali terpecahkan, mengalahkan persipura ketika bermain di stadion mandala jayapura sama sulitnya dengan mengembalikan cinta mantan nu arek dikawin kubatur, Nyaris mustahil. Tapi tadi sore berkat dua gul yang dicetak oleh vlado dan samsul arif, skuad jajang nurjaman berhasil melawan ketidakmustahilan tersebut. Persipura 0 PERSIB 2.

jayapura

Sadar dengan kualitas tim yang akan dihadapinya, hanya ada dua nama baru yang mejeng di strating line up tadi sore, yaitu si ganteng jajang sukmara dan aa tantan, jasuk di plot sebagai fullback kanan menggantikan dias yang biasanya beroperasi disekktor kiri, sedangkan tantan menggeser posisi atep di flank kiri,

Ini adalah pertandingan pertama jasuk dan sebagai pemain inti pula, tentuya ini menjadi debut yang istimewa bagi jasuk menghadapi persipura jayapura salah satu tim terkuat se indonesia dikandangnya.

Alon alon asal klakon, nya kitu ceuk paribasa Jawa mah permainan Persib di babak pertama teh. Kalem, wani maenkeun bola, pamaen jarakna dareukeut, wani build-up serangan via passing pendek ti Vlado atau Yanto. Kim Teu saukur lulumpatan teu puguh, wani gulak gilek mindahkeun bola, mungkin buuk ngaruh dengan beungkeutana kawas samurai jajaden ti negeri Nippon.HIH.

Kali ini Kim Kuncir diposisikan lebih dalam dari biasanya tapi posisi Kapten Hariono juga teu naek menyerbu. Ino dan Sergio Botak Bolenang daekan turun membantu pertahanan sekaligus meminta bola untuk menyusun serangan. Zulham di kanan tidak eleh sengor dengan Jae dan Izac, keliatan Zulham tidak pernah murungkut melawan permaenan bertahan dua pemaen persipura itu. Kelas jagoan timnas emang moal bisa dipress dengan begitu saja. Di sisi kiri, Aa Tantan yang sudah terkenal bisa maen bola sabari praktek jurus Aa Boxer tapi berhati Aa Gym, kuat oge mantuan defend Toncip menghadapi Pae dan Pahabol. Persib memang udah niat menyerap semua serangan Persipura.

Persib lumayan wani kaluar via counter-attack sesuai rencana Coach Djanur pre-match bahwa Persib memang akan mengandalkan serangan balik. Attempts pertama tercipta ketika Zulham berhasil melepaskan shot sakumaha arah kanyut, walhasil melambung. setali tiga uang Mang Ino pun wani shoting ti luar kotak ngan nyisi, pun dengan Sergi Botak headingna nyakituwehhh efek sirah leueur jadi ngabulanyun. Usaha keras takan mengkhianati…buah dari kesabaran, maen kalem, teu kapancing gurusak gurusuk lulumpatan khas Papua, Menit 44 berawal ti corner Zulham yang menghasilkan kemelut Mang Ino shoting yang 100% asup bola dihadang ku Salampessy ku leungeun kenca na. Priiittt! Penalty dan sentoff Salampessy!. Vlado nu maju sebagai anu nojo berhasil merubah kedudukan menjadi 0-1

Bututnya Flank persipura

Di atas kertas Persipura memulai dengan formasi menyerang 4-4-2, duet James Koko robet dengan boakay didukung oleh Boaz yang bebas lepas kamana wae di sayap kiri dan Pahabol di sayap kanan. Buat defend duet Izac dan Tahir joss bermaen disiplin, Izac Wanggai ngajagaan Ino dan Tahir bebas tanpa ada yang khusus mengawal bisa naek turun.

Cara maen persipura ternyata nyieun susah manehna sorangan. Djanur ti awal maen sudah siap untuk bertahan di kedalaman lapang mandala.

Boaz maen sesuka hati. Bebas atuh manehna mah dek maen kumaha ge, kan pemaen sebagey persipura. Dan kadang terlalu bebas sampe mengambil jatah area bermain Pahabol, meninggalkan sisi kiri penyerangan Persipura kepada Jae Aray dan Koko Robet.

Pun Pahabol juga begitu cara bergeraknya, dari sisi kanan dia bergerak ke tengah, sehingga eta arena poros ganda Persib pinuh ke pemaean. Ada Boaz yang maceuh, ada Pahabol yang potong kompas, ada Boakay yang mencoba menarik Basna, ada Kim yang aaclogan, ada Kapten Hariono yang mencoba menahan diri teu nuaran suku batur di area berbahaya.

Sisi sayap Persib justru jarang sekali dieksploitasi oleh Persipura. Bisa jadi ini adalah biang kegagalan Persipura membobol gawang Persib. Padahal beberapa serangan paling bahaya Persipura justru datang dari serangan lewat sayap. Contohna basa Boaz tok tak operan dengan Jae terus kasih umpan terobosan kepada Pahabol. Kejadian eta Vlado dan Jasuk nanggung posisina, untung Kaka Basna bisa nutup Pahabol dan tekukan tarik teuing persipura no 17 itu direbut oleh Made.

Ada juga ketika Pae berhasil menembus sisi kiri toncip terus crossing. Tapi Boakay tidak ada di tempat karena bergerak turun menarik Basna dan Toncip, sedangkan Pahabol di tiang deket. Boaz di tiang jauh eleh sundul lawan Jasuk.

Sepanjang babak pertama kitu weh haben Persipura mencoba menyerang lewat poros tengah. Rapetnya jarak antara Vlado – Basna dan Kim – Kapten Har bikin serangan persipura gagal maning gagal maning. Jae teu kuasa bebas naek membuka opsi lebar lapangan karena beberapa kali Jasuk dan King Zamrun bikin situasi 2 lawan 1 di areana Jae. Koko Robet butut pergerakanna. Kaka Boaz ada di tengah lapang. Opsi lebar lapangan secara rajin hanya disediakan oleh Pae, tapi Toncip tara mere ruang enak buat sprint dan crossing. Wassalam Persipura, nyusahkeun olangan maneh.

Jasuk bukan Jasuke!!

Awal babak kedua serangan yang dibangun boaz dkk semakin gencar, menekan lini pertahanan bernafsu untuk mengejar ketertinggalan 1 gol dari persib, lini pertahan persib dibabak kedua bekerja lebih sibuk lagi, meski begitu empat bek sejajar berhasil memainkan perannya dengan apik salah satunya jasuk, kredit buat jasuk, Nampak nya ia diinstruksikan janur untuk lebih focus dalam bertahan karena bila dipaksakaeun milu naek krosingnna ge euweuh nu meujeuh, jasuk berhasil membuat frustasi kaka boaz yang gagal sama sekali tembus ke area kotak penalty persib, setelah rungsing hese ngalewaatan tuan jasuk kaka boaz pun berganti pindah ke kanan yang ditempati toncip, namun tidak sendirian karena pace basna juga penasaran denga kaka boaz, pokoknya ripuh sekali kaka boaz di sore itu.

Ditambah sering absennya Boaz di sisi kiri penyerangan Persipura bikin tugas Jasuk rada hampang, karena sakapeungan hungkul kudu duel dan ngudag Kaka Boaz. Apalagi jalur menuju penyerangan untuk Jasuk justru enakeun karena Jae sibuk ngurus Zulham dan Izac papuket dengan Ino. Teu aneh Jasuk jadi kaciri meded dan banyak mendapat kesempatan kirim umpan silang, hanjakal kamana wae. Djanur memang lihai urusan nitah pemaenna bertahan dengan super deep mah.

15 menit terakhir adalah koentji

Di 15 menit terakhir Persib menunjukan kualitas serangan balik nya, matil!, persipura yang sudah focus menyerang menyisakan celah besar dilini pertahanannya,sedangkan persib lebih memilih menunggu dan bersiap untuk keluar melakukan serangan balik beberapa kali para pemain persib berhasil membahayakan gawang persipura, umpan pendek sampai drive dari MasHar kotka pas pisan menuju Zulham atawa Samsul. Puncaknya Zulham one-two with Mashar tinggal pahareup-pahaerup ehhhh… loba diolah eta bal, nya heueuh gagal. Beruntung kita punya Lord Atep, beliau berhasil menunjukan kelasnya sebagai Lord dengan umpannya kepada Samsul, dasar right man in the right place, pangersa dengan enjoyna ngagocek Ferdiansah dan plusss weh golotok ka gawang. 0-2 SIB! Cleansheet boskuh!

Diatas angin pisan, moment of the week dan pokona mah hari bersejarah dimana Persib bisa meunang di Papua, Djanur bisa buka puasa vs Jafri Sastra dan patut tertulis tinta sejarah untuk kelak menjadi artifak dan terarsipkan di headline surat kabar atau bahkan sudut rak buku sampai oral history pikeun anak incu.

Hatur nuhun Sib, sanajan panon poe ereng-erengan perjuangan kalian patut dibanggakan.

Wilujeng Bobo tibra BOBOTOH.

@omz @dit @bus

Follow kami di twiiter @stdsliwangi

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
×
×

Cart