Kapten Baru Persib ?

stadion siliwangiBeberapa waktu yang lalu, Dejan sempat diwawancara mengenai Kapten Persib. Bakal tetep dipegang oleh Lord Atep atau pemain baru. Setidaknya ada 5 kriteria utama untuk kapten Persib menurut Dejan; kuat, jujur, bersih, pemain lokal, dan senior atau dari dulu di Persib. Melihat kriterianya, Dejan tampaknya tidak akan membebani kapten Persib sebagai perpanjangan tangan dirinya sebagai juru taktik di dalam permainan.

Di sepakbola modern, ada banyak tekanan dan kualitas yang diminta kepada seorang kapten di lapangan. Kualitas teknis dan non teknis harus top class.

Musim 2014 Lord Atep dan Bang Utina bergantian menjadi kapten Persib. Bang Utina ini sosok paling joss sebagai kapten. Pengetahuan taktikal Bang Utina joss, dirinya bisa menjadi sosok penerjemah taktik Djanur di dalam permainan. Bahkan menurut legenda manehna memegang peran kunci dalam penyusunan taktik final menghadapi Persipura, memberi masukan kepada Djanur. Kemampuan tekniknya juga hade, mun keur cageur, visi dan umpan Bang Utina numero uno. Tak kalah penting adalah sima yang dimiliki oleh Bang Utina, membuat dirinya selalu bisa mengatasi pergolakan di lapangan, mental Bang Utina memang sudah juara.

Lord Atep tidak jauh berbeda dengan Bang Utina. Permainannya di dalam lapangan sesuai dengan instruksi dari Djanur, yang menginstuksikan: maneh maen kumaha maneh weh Tep, bebaskeun tong aya beban. Kemampuan skill step overnya juara, kadang bisa lewat musuh, kadang kaburu katuar. Mental Lord Atep juga edan pisan! Terutama dalam menghadapi tekanan dari bobotoh di pertandingan kandang. Dulu dia sempat dianying-anying di Siliwangi saat membela perjisa dan timnas, teu burung manehna nagen maen jang Persib teu lila saprak kajadian eta.Sampai sekarang bobotoh terbagi dua, ada yang memujanya ada juga yang mengidolakannya, dan Lord masih saja bermain seperti biasanya. Mental Maung Bung! Kelemahan Atep hanya kalau saat tandang manehna suka ngaleungit dari permainan.

Well, kata Mang Mark Jones di bleacher report, suporter sih teu paduli dengan semua kualitas yang dibutuhkan oleh kapten, yang dibutuhkan adalah seorang yang bisa merepresentasikan suporter di atas lapangan, yang bakal ngalakukeun sagala nu penting bisa meunang.

Analisis Mang Jones mungkin ada benarnya, itulah kenapa sebagian besar (kalau bukan semua) bobotoh sangat setuju ketika Mz Har diserahi ban kapten. Bagi Mas Har tidak ada kata santai di dalam lapangan. Pertandingan adalah medan perang, menuar suku batur atau dituar ku batur. Mas Har tidak pernah mencetak gol, assist juga jarang pisan, tekelnya lebih sering berbuah tendangan bebas untuk lawan, tapi bobotoh tidak pernah ada yang mengeluh terhadap permainan dan statistik Mas Har. Permainan penuh determinasi dan daya juang Mas Har merepresentasikan dukungan bobotoh yang terus ada bagaimanapun situasi Persib. Mas Har adalah representasi kecintaan bobotoh kepada Persib.

Ya kumahanya, menjadi kapten Persib itu bukan perkara mudah sih. Ekspektasi bobotoh terlalu tinggi, walau sebenarnya bobotoh sudah bisa menerima sekedar kapten Persib maen biasa weh, teu kudu maen edan alus, asal ulah maen edan butut. Hanya saja, kadang mereka yang memakai ban kapten Persib justru maen butut. Kabayang sih, asup lapangan pang heulana, puluhan rebu sora bobotoh kotka nyieun bonge, kumaha teu gempeur coba, tuur ge da pasti aya weh saeutikna mah ngageter.

Mengapa Dejan Memikirkan Kapten Persib?

Tidak jelas sih bagaimana itu asbabun nuzulna sampai ada pertanyaan dan jawaban kriteria kapten Persib, tapi sedikitnya jadi bahan pikiran, apa Dejan tidak puas dengan performa Atep? Performa permainan dan kemampuan kepemimpinannnya di atas lapangan. Di PBR kapten Dejan adalah Bambang Pamungkas, yah tau sendirilah ya gimana kemampuan teknis dan non teknis Bepe. Bandingkan dengan Atep. Mangga mamam.

Kalau kita mengambil Bepe sebagai standar kapten Dejan, maka jelas Atep harus ridho ikhlas menyerahkan ban kapten kepada pemain berikutnya. Tapi bisa oge Dejan yang menurunkan standar kapten kesebelasannya. Pakuat-kuat weh ieu mah. Karena seperti kata Mang Jones tadi diatas, kapten adalah representasi supporter di atas lapangan. Kapten Persib adalah penjelmaan dukungan Bobotoh menjadi permainan di lapangan, dan harus diakui Lord Atep masih memiliki banyak sekali pendukung. Mun nyalonkeun jadi gubernur cianjur ge da pasti kapilih eta Lord Atep.

Hanjakal euy aya kriteria pemaen lokal, padahal mah Vlado cocok banget jadi kapten Persib berikutnya. Dari wawancara mengenai kapten setidaknya ada 5 kandidat bagi Dejan; Atep, Hariono, Tantan, Tony Sucipto, dan I Made Wirawan. Atep sebagai petahana. Bli Made kecil kemungkinan, lamun bener Bli Made jadi kapten berikutnya mah, buat apa kasi isu-isu bakal rekrut Kurnia STB Meiga dan Andrytani. Keduanya kan kiper inti, maenya daek dijadikeun lawan bagi Deden memperebutkan posisi kiper kadua. Tantan mah tidak termasuk rencana starter XI Dejan.

Sisa Mas Har dan Toncip. Mas Har? Aku sih yes.

foto-eksebisi-persib-vs-malaysia-all-stars-2015-hariono-5144

Sampai jumpa lagi. Kita tunggu saja nanti siapa kapten Persib.

@bus

follow kami di twitter @stdsiliwangi

p.s. foto Gondrong Ganteng sedang ngaheot memakai ban kapten Persib diambil dari simamaung.com

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
×
×

Cart