Kembali Memberi Kebahagian Untuk Bobotoh

selatan stadion siliwangi#persibday tagar itu kembali muncul di social media, kemarin Persib kembali main! Memulai langkah menuju juara Piala Presiden. Di turnamen buatan Mahaka Sport ini Persib kebagian satu grup bersama Persiba, Persebaya United dan Martapura FC. Pertandingan pertama persib bertindak sebagai ruan rumah melawan Persiba Balikpapan, Jalak Harupat ditunjuk sebagai stadion penyelenggara grup A.

Mang Djanur mengawali pertandingan dengan formasi kojo 4-2-3-1. I made di bawah mistar gawang dilindungi oleh kuartet bek andalan Supardi-Vlado-Jupe-Toncip. Keempatnya dilindungi lagi oleh duet Mas Har-Taufiq. Trio lini serang diisi oleh Lord Atep dan Haji Ridwan yang mengapit Bang Utina. Sebagai penyerang tunggal, Djanur menunjuk Spaso. Pemain sayap nomer 54, Zulham Zamrun harus sabar menanti di bangku cadangan, sedangkan Makan Konate sedang makan di salah satu apartemen di jakarta barat.

Di menit ke 10 Persib berhasil mencetak gol, sedikit ada faktor keberuntungan untuk Spaso, bola umpan silang dari Pardi  hanya mengenai Spaso secara minimal, kemudian berbelok arah oleh bek Persiba, dan ngolong di antara selangkangan Jandia.  Sebuah keuntungan bagi spaso yang akhirnya tercatat sebagai pencetak gol pertama persib di Piala Presiden.

Pertengahan babak pertama, aksi penterasi mengejar bola Mas Har di sisi kanan pertahanan Persiba dihentikan dengan sebuah ganjalan keras, membuahkan tendangan bebas. Bola mati dieksekusi oleh Bang Utina. Spaso kembali mencetak gol, kali ini dengan jelas dan berkelas, satu sentuhan nya di tiang dekat menkonversi bola setinggi lutut kiriman Firman menjadi gol kedua Persib.  

Sebelum turun minum Haji Ridwan terlihat sedikit mengalami gangguan di kakinya, tapi hawar-hawar ada yang bilang kalau sebelum pertandingan Djanur sudah bersepakat untuk menarik M. Ridwan sebelum adzan isya, karena Pak Haji ingin solat tepat waktu. Djanur kemudian memasukkan pemain anyar Zulham Zamrun untuk menggantikan Pak Haji.  Terlihat permainan zulham masih kaku dan malu-malu bermain di hadapan bobotoh yang sempat dia PHP-in. 

Babak kedua Persib kembali melakukan serangan-serangan sporadis sejak piriwit ditiup wasit sedangkan Persiba terlihat pasrah aja mau diapa-apain juga sama Persib. Zulham akhirnya beraksi, sedikit samba step over kemudian memberikan bola ke Bang Utina yang kemudian di umpan silangkan oleh Bang Utina ke kotak penalti, tapi gagal diselesaikan oleh Spaso yang tinggal berhadapan dengan kiper Persiba.

Firman Utina kemudian digantikan oleh Tantan pemain kebanggaan Lembang. Determinasi tinggi yang menjadi ciri khas Tantan membuat lini belakang Persiba makin ripuh. Menit 75 dengan semangat tempur luar biasa, Tantan sprint sejauh 30 meter memenangkan bola umpan jauh kiriman Taufiq. Setelah berjuang sekuat tenaga melawan dua bek Persiba, bola dioperkan kepada Lord Atep yang masuk ke kotak penalti dari sisi kiri, sebuah sodoran enjoy asoy geboy Lord Atep bisa diselesaikan Oleh Zulham Zamrun dengan Joss.  Tiga nol untuk Persib! Seperti kata Jim Beglin mengomentari gol sejenis di PES, penyelesaian akhir Zulham memang bagus, tapi yang lebih penting adalah bagaimana kualitas umpan silang dari Lord Atep yang luar biasa.

Persib berpeluang menambah keungulan dari titik penalti sekaligus membuat spaso mecetak hattrick di menit 85, namun sayang tendangan lemah Spaso berhasil dibaca oleh kiper persiba, skor masih 3-0.

Pesta Persib belum berakhir. Menit 90 lebih, kembali Tantan menunjukkan kalau determinasi tinggi adalah kualitas utama miliknya. Mengulang sprint sejauh 30 meter di sisi kiri penyerangan Persib mengejar umpan jauh M. Agung, kali ini Tantan menyelesaikan sendiri peluang itu, satu sentuhan berkelas miliknya menjebol gawang Jandia untuk keempat kali nya. Tidak seperti biasa nya, Tantan tidak melakukan tendangan keras untuk menyelesaikan peluang yang didapat, menghilangkan stigma aya keur lumpat eweuh keur najong yang melekat erat dengan dirinya. Sebuah gol yang luar biasa untuk Tantan. Semoga kemampuan penyelesaian akhir Tantan membaik dengan dimulai dari gol semalam.

Kata Djanur, seperti dikutip koran PR, di akhir pertandingan:

“Alhamdulillah pertandingan perdana lancar, bukan hanya menang telak, ciri khas kita keluar. Buah latihan yang singkat bisa dipetik, Permainan tim benar-benar memuaskan. Semua ciri khas muncul. Determinasi, kekompakann, organisasi umpan-umpan pendek, agresivitas semua jalan.”  

Entah latihan singkat bagaimana yang dijalankan Djanur, tapi sungguh permainan tadi malam sangat luar biasa bagi Persib. Seperti kata Coach Djanur, semua ciri khas Persib bisa ditunjukkan oleh para pemain dan sungguh enjoy untuk dinikmati. Biasa nya melawan tim dengan level permainan Persiba justru Persib kebawa permainan lawan dan ikut bermian cavruk, semalam Persib bisa mengontrol semua hal.

Komentar Uwak Haji:

“Kelihatan semua main semangat. Saya katakan kepada anak-anak, pamor PERSIB juara jangan sampai hilang. Dan ada dua laga lagi kedepan. Kalau juara grup juga itu masih sementara. Kalau sudah juara itu baru sempurna,”

Yaah inti nya sih Wak Haji pengen pemaen jangan sampe maen ngerakeun dan target Persib adalah juara turnamen ini.

Hidup Persib! Sampai jumpa lagi. 

@omz @bus

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
×
×

Cart