Laporan Pandangan Mata King Zamrun – Kakak Basna di Timnas

[vc_row][vc_column][vc_column_text]Persib Bandung menyumbangkan dua pemain dalam skuad ujicoba melawan Malaysia basa mangkukna tea, Zulham Zamrun dan Yanto Basna. Kedua pemain tersebut diturunkan sebagai pemaen inti oleh Alfred Riedl.

Yanto Basna berduet dengan Fachrudin Aryanto sebagai bek tengah Timnas Indonesia. Kakak Basna yang baru pertama kali dipanggil Timnas Senior tampil cukup lugas dalam mengawal pertahanan. Basna beberapa kali mampu memenangkan duel melawan para pemain malaysia. Basna tidak segan harus berhadapan dengan striker senior Malaysia, Amri Yahyah. Streker itu malah terlihat kesulitan untuk melewati Yanto Basna.

Walau Bermain cukup baik dan lugas, tetapi Basna masih sering melakukan gerakan yang tidak perlu yang berujung merugikan Indonesia, seperti gerakannya suatu ketika setelah menerima umpan dari Andritany. Mungkin Yanto berniat untuk mengecoh pemain lawan, tapi pada saat itu posisi Basna kosong tanpa pressing di lini belakang, trik yang dipikamaksad gagal, bola teu bisa dikontrol dan out ball menghasilkan lemparan ke dalam untuk Malaysia. Yanto Basna harus lebih tenang dan efektif apabila ingin mengamankan satu tempat di lini belakang Timnas Indonesia. Teu kudu loba trik-trik menggoda gadis teu penting kitu.

Sementara, pemain gawir kesayangan kita semua, Zulham Zamrun bermain baik di sektor sayap kiri Timnas Indonesia. Walau banyak yang meragukan penampilan Zulham karena kinerjanya menurun pasca cedera parah, pemain yang menggunakan nomer 10 ini mampu membuktikan bahwa Zulham perlahan-lahan mulai bangkit pasca cedera parahnya.

Dalam pertandingan melawan Timnas Malaysia, Zulham mulai terlihat percaya diri untuk membawa bola dan melakukan beberapa gocekan-gocekan untuk mengecoh lini belakang Malaysia. Bahkan King Zamrun beberapa kali terlihat berani untuk paamprok duel dengan para pemain lini belakang Malaysia.

King Zamrun membuka peluang untuk Timnas Indonesia dalam proses mencetak gol ketiga.  Melakukan gerakan menusuk ke tengah, lalu sedikit gutak-gitek sebelum melepaskan sepakan mendatar yang kemudian mampu dimanfaatkan Boaz untuk mencetak gol.

King Zamrun hanya bermain setengah babak, tapi penampilan apiknya perlu diapresiasi dan kita berharap King Zamrun bias segera kembali ke performa terbaiknya atau bahkan bisa lebih joss lagi. Kakak Basna pun tidak bermain full karena digantikan oleh Dedi Gusmawan.

Tidak bermain selama 90 menit bagi dua penggawa Persib ini menjadi keuntungan bagi Persib karena wiken ini Persib kembali berlaga di ISC, bertandang melawan barisan para mantan di Srwijaya FC. Semoga, performa apik yang ditunjukan Zulham dan Basna di timnas mampu menular pada permainan mereka Sabtu nanti. Good Job Zulham dan Basna. Hidup Indonesia!

@jay

Pollow kami di twitter @stdsiliwangi[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2"][v[vc_column_text][rwp-review id=”0"]vc[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/2"]co[vc_column_text][rwp-review id=”1"]ol[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
×
×

Cart