Malam Kebangkitan

“Ini kebangkitan Persib. Kalau main seperti ini terus tidak akan kebobolan dan semoga dewi fortuna selalu berpihak kepada kami” [simamaung]

Begitulah kiranya celotehan Uwak usai Persib mengandaskan perlawan Barito Putera dengan skor 2-0, berhasil menjaga gawang tetap bersih tanpa kebobolan nampaknya membuat Uwak merasa optimis dalam mengarungi lanjutan ISC, sekaligus berharap Persib mampu menjaga konsistensi permainan agar bangkit dari serangkaian hasil minor.

Setelah melewati perjalanan panjang dalam beberapa minggu ini, tim Persib harus kembali melakukan perjalanan lintas kota untuk melakoni laga kandang. Persib terpaksa harus bermain di luar Kota Bandung karena stadion yang ada di Kota Bandung sedang dipersiapkan untuk menyambut gelaran Pekan Olahraga Nasional. Stadion Pakansari dipilih sebagai stadion yang akan digunakan Persib untuk menghadapi Barito Putera dalam lanjutan turnamen ISC. Tidak ada GBLA dan Jalak Harupat apalagi stadion Siliwangi di malam itu.

Bermain di malam minggu dibawah guyuran hujan nan romantis, Persib Bandung bermain dengan mengandalkan formasi andalan 4-2-3-1. Bli Made kembali dipercaya untuk mengawal gawang Persib Bandung, dilindungi oleh kuartet sejajar Vlado dan Basna yang berperan sebagai bek tengah diapit Jasuk Ganteng dan Toncip sebaga bek kanan luar dan kiri luar. Lini tengah kembali diisi oleh Kim Kuncir dan Mas Har sebagai dua gelandang bertahan, Ino Pugliara sebagai perancang permaénan di belakang penyerang dan kedua gawir diisi Lord Atep dan King Zulham. Sementara Sergio Botak tetap dipercaya sebagai seorang penyerang tunggal.

Persib vs Barito Putra - Football tactics and formations

Persib mengawali laga dengan tempo biasa waé. mencoba bermain sabar teu gugurusukan di awal laga, berusaha untuk memegang kendali permainan. Permainan Mas Har semakin joss, Jendral Har sesekali mampu memberikan umpan jauh enakeun kepada rekan-rekannya. Sergio Botak walaupun belum berhasil menyumbangkan gol tapi aya lah sakali dua kali mah sukses menjadi tembok bagi rekan-rekannya untuk menciptakan peluang.

Mundari Wanian

Teuing kumaha pipikiran pelatih Barito, Apa manéhna teu apal bagaimana rekam jejak Persib kalau maen di kandang? Tibatan menggunakan taktik bertahan seperti tamu-tamu lainnya, setidaknya Perjisa dan Persela bisa membuktikan kalau menerapkan taktik bertahan mereka akan menyulitkan Persib untuk mencetak gul, sebaliknya Barito malah maén keluar dengan konsisten menekan Persib di garis pertahanan yang tinggi. Sejak menit pertama Barito langsung melakukan tekanan kepada Persib saat bola masih di area pertahanan Persib..

Barito jigana rada gedé hulu karena boga top skor kumpetisi, membuat taktik mereka sederhana saja, kirim bola ke Luis Carlos. Saat menyerang rencananya adalah dengan memanfaatkan Luis yang turun menjemput bola, memberi Porra – Alis – Hartono untuk masuk ke belakang pertahanan Persib. Tim penyerangan ini ditopang oleh Sitanggang yang bertugas menjadi barisan terdepan untuk moro layangan bola nu éléh.

persib vs baritoKatingali si Luis turun membuka ruang untuk Alis dan Porra

Berulang kali di babak pertama situasi 5 lawan 7 antara barisan penyerang Barito lawan barisan pertahanan Persib terjadi. Enjoy untuk Persib, karena dengan Luis yang konstan turun menjauh dari gawang ancaman untuk Persib berkurang kualitasnya. Lagipula, si Luis éta hampir teu bisa ngaliwat Kakak Basna sih. Sedangkan ketika menyerang melalui Rizki Porra, si dia harus menghadapi dobel tim Jasuk dan Vlado. Dedi teu walakaya menghadapi Mas Ganteng Sucipto. Keberanian Mundari untuk keluar menyerang mengandalkan Luis tidak berhasil.

Jebakan Betmen

Seperti yang diprediksi sebelumnya, Barito Putera memiliki kelemahan dalam hal koordinasi jebakan offside. Beberapa kali pemain Persib berhasil lolos dari jebakan offside hapeuk yang dibuat pemain Barito semalam. AA Tantan bukan AA boxer sempat lolos dari jebakan offside di babak kadua, King Zulham bahkan dua kali lolos dari jebakan offside dan salah satunya menjadi gul pembuka Persib di babak pertama.

Jasuk yang mencoba menusuk ke area tengah pertahanan Barito Putera melihat posisi King Zulham yang kosong tanpa pengawalan memberikan umpan terobosan yang joss, Joss Suk!. Maksud hati kuartet Barito ieu menyusun rencana jebakan offside untuk King Zulham, tapi karena koordinasi nu hapeuk aya pemaén Barito nu telat naék, King Zulham justru bebas sendiri di area kotak penalti Barito. Dengan kepercayaan diri yang mulai terbangun, King Zulham dengan santai menendang bola ke kanan gawang Barito Putera yang dikawal oleh M.Riyandi, yang dijuluki Donnarumma oleh sang komentator tv tadi, kamana atuh Donnarumma. Bola nu teu bisa dijangkau ku si Donnarumma membuat Persib unggul 1-0 dan King Zulham pun merayakan pecah endog gulnya dengan selebrasi ala Ronaldo from Portugal. Good work King Zulham.

persib vs baritoGul kahiji Zamrun, lolos dari offside trapna barito

Selain rada hapeuks dalam koordinasi jebakan offside, Barito ogé rada ripuh dalam mengantisipasi umpan-umpan silang. Namun buruknya koordinasi lini pertahanan Barito tidak direspon dengan baik oleh lini penyerangan Persib, aya sabaraha umpan silang nu kuduna bisa jadi gul, jiga umpan ti kornal si Kim Kuncir disundul ku Kakak Basna. Bola sundulan Basna mengarah k Sergio Botak, Sergio nyundul deui méré umpan ka Vlado, namun sayang tajongan Vlado mengarah ka awang-awang. Lalu ti kornal deui, bola tajongan pemain Persib ti kornal ieu salah diantisipasi ku Alhadji untung bisa disapu ku si Paulo Sitanggang, tapi bola mengarah ka Ino, dan kovlok na Ino tajonganna nyangigir, padahal gawang geus kosong. Aya hiji deui saat Ino méré umpan nu enjoy ka SVD, tapi SVD teu siap jadi wéh bola liwat begitu saja.

Dari sekian banyak umpan silang nu gagal jadi gul, 1 di antaranya berhasil berbuah gul berkat seorang Lord Atep yang berhasil memanfaatkan umpan silang King Zamrun, Berawal dari Vlado nu maju ti tukang ka hareup, Vlado kemudian memberikan umpan datar enjoy ke King Zulham. Lagi-lagi King Zulham mampu lolos dari pengawalan bek Barito sehingga dia bisa mengirimkan umpan manis bagi Lord Atep anu berada dalam waktu dan posisi yang tepat. Lord Atep ieu sebenerna sepanjang pertandingan terlihat ripuh menagenan Hansamu Katob. Namun, memang Lord Atep ini sakti, dia bisa memanfaatkan celah kosong pemain Barito nu ngadon menonton bola umpan silang dari King Zulham. Sehingga Lord Atep nu lumpat ti gigir ka tengah tidak terpantau, dan berhasil menceploskan bola ka gawang Barito. Persib unggul 2-0.

Klir Deui

Lini belakang pun tampil cukup solid, Basna yang ditugasi untuk menjaga Luis Carlos bermain cukup apik walau sempet beberapa kali terlihat malaweng kaliwat ku Luis Carlos, tercatat tiga kali Basna mampu menuar Luis Carlos. Merasa sulit melepaskan diri dari Basna, dengan terpaksa Luis Carlos harus turun agak ke dalam untuk mencari bola dan ruang yang lebih bebas lagi, namun upayanya tersebut tidak membuat banyak perubahan lini serang, Barito tetap kesulitan menembus pertahanan Persib.

Sepanjang babak pertama jadinya Barito cuma bisa melakukan percobaan gul jarak jauh dari luar kotak pinalti ditambah memanfaatkan situasi tajongan bebas. Ada 3 tendangan dan semua itu tiada yang berasal dari posisi yang enakeun.

Mundari jigana geus kagok edan. Bertahan jiga pas lawan Arewa bakal hésé meunang, kaluar nyerang bisa éléh. Apalagi posisi sang penemu bakat Makan Konate ini sudah mulai panas karena tekanan Barito Mania. Akhirnya Coach MK mengambil risiko éléh tapi tetep nyerang. Salut untuk Coach Mundari teruslah ber-Karya.

Kali ini pun gawang Persib kembali clean sheet. Bli Made bermain cukup baik semalam dengan membuat beberapa kali save. Di antaranya berhasil menepis tendangan Dedy Hartono dan berusaha menggagalkan sundulan si top skor ISC Luis Carlos sehingga wajah Made sempat membentur kusen gawang sendiri.

Persib sebenarnya bisa menambah gul andai saja tajongan pinalti Cak Sul berhasil asup. Namun, tajongan pinalti Cak Sul ka tengah dan datar bisa katéwak ku Donnarumma. Mungkin lawan Barito ini belum malemnya bagi Cak Sul tapi malem minggu ieu berpihak ka King Zulham dengan memberikan satu gul dan satu asis bagi kemenangan Persib. Hasil yang diraih King Zulham malam in semoga bisa mengembalikan kepercayaan dirinya setelah dibekap cedera cukup parah dan lila. Semoga setelah malam ini, menjadi momentum kebangkitan King Zulham dan tentunya Persib, Hatur nuhun King Zulham dan Lord Atep. HIDUP PERSIB!!

@jay @bus

Follow kami di @stdsiliwangi

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
×
×

Cart