Menaklukan Papa nya Rania

 

rania salsabila
sumber: tribun news

Teruntuk Rania

Melihat senyumu membuat hati dipenuhi sejuta cinta

Menuliskan namamu di relung hatiku dengan tinta cinta

Rania…

Walau ayahmu gagal meraih poin untuk Semen Padang

Tapi yakinlah, dirimu akan selalu menjadi pemenang

Tidak seperti Semen Padang yang tertunduk karena gagal saat tandang

Persib Bandung sukses menjaga tren positif dalam 5 laga terakhir di turnamen kopi Indonesia. Dalam duel melawan Semen Padang semalem, lini belakang Persib kembali bermain disiplin dan membuat lini depan Semen Padang tidak walakaya. Djanur kembali mengandalkan formasi 4-2-3-1, Robertino Pugliara dicadangkan dan posisinya digantikan oleh Marcos Flores yang tampil lumayan oke. Sementara Semen Padang menggunakan formasi 4-4-2 dengan memanfaatkan dua gelandang sayap cepat, Vendry Mofu dan Irsyad Maulana. Kemenangan semalam membuat seorang pujangga terinspirasi.

Di Espana nun jauh di sana, Diego Simeone didapuk sebagey pelatih yang bikin revolusi terkait skema pertahanan. Dan yang paling khas dari juru taktik asal Arhentina tersebut adalah empat gelandang yang melindungi empat pemain belakang. Dengan demikian, ini membuat tim seakan memiliki pertahanan yang berlapis.  Skema ieu kemudian diterapkan oleh salah satu pelatih di Indonesia, adalah Nil Maizar yang mencoba memainkan skema tersebut. Bahkan pakem ieu oge menjadi andelan Uda Nil selama hampir tiga tahun terakhir.

Tak terkecuali ketika Uda Nil berhadapan dengan Djanur skema ini pun menjadi andalan untuk meredam agresivitas pemain pemain Persib, namun apa yang terjadi di lapangan berbeda dengan apa yang diharapkan Nil Maizar, terbukti para pemain sayap Persib bisa menembus pertahanan Semen Padang terutama di area kanan pertahanan Semen Padang, Toncip maen jiga kasetanan, manehna rajin mantuan naek penyerangan Persib membuat serangan di sektor kiri Persib begitu hidup.

heat-map-persib-vs-semen-padang
Biasanya sih, lawan bakal banyakin tembakan jarak jauh buat ngebongkar pertahanan model gini. Ngan pada pertandingan kemaren entah Djanur teh emang football genius atau pemaen Persib kecerdasan permaenana meningkat. Persib kemudian mengakali pertahanan berlapis lawan dengan melakukan banyak sentuhan dan pergerakan di sepertiga akhir lapangan bagian penyerangan lawan. Hal ini akan menyebabkan pemaen lawan terpancing untuk keluar dan meninggalkan pos-nya.

“Vlado dan Diogo dicover Hariono, di kanan kiri Tony dan Jajang bergantian untuk naik. Sedangkan Kim sengaja saya suruh membantu Flores untuk menambah kualitas serangan. Strategi ini cukup nyaman pada malam hari ini,” ~Coach Djanur [Simamaung]

Penampilan Kim Kurniawan menjadi salah satu contoh Persib bisa mengatasi skema pertahanan lapis legit milik Nil. Kim dua kali melakukan pergerakan yang kemudian membongkar pertahanan lawan. Pertama tentunya adalah ketika doi bergerak ke arah kiri luar, menarik para pemaen bertahan SP dan berujung dengan gol dari Sergio Botak. Yang kedua ketika doi nyekill heula lalu menembak bola, ngan hanjakal sepakana masih bisa ditahan ku si Jandia Calung.

Keripuhan dua fullback Semen Padang

Sektor bek kanan Semen Padang yang diisi oleh Imbiri menjadi sektor yang lebih sering dicocor oleh duet Toncip-Lord Atep sebagey duet gawir kiri Persib. Sementara sektor kiri pertahanan Semen Padang menjadi sasaran empuk Febri Bow untuk bisa membongkar pertahanan Semen Padang. Keripuhan dua full back Semen Padang berhasil dimanfaatkan Persib untuk bisa membuka peluang mencetak gol. Seperti yang sudah disebutkan sebelumya Persib pada pertandingan kali ini mencatatkan 39 crossing, 20 crossing dari sektor gawir kiri, dan 19 crossing dari sektor gawir kanan penyerangan Persib, dengan 13 crossing sukses yang berhasil dikonversi menjadi gol cuma satu crossing saja yaitu crossingna si Kim Kuncir, sedangkan 26 crossing lainnya ngableng kamana mendi.

Walau sisi gawir masih menjadi opsi utama Persib untuk membongkar pertahanan Semen Padang, namun Persib juga sukses sesekali melakukan serangan via jalur tengah dengan memanfaatkan Segio Van Dijk yang bermain apik sebagai pemantul bola bagi rekan-rekannya. Unggulnya jumlah pemaen tengah Persib mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Flo 48 yang ditopang Kim Kuncir-Mas Har untuk bisa mendikte lini tengah dalam laga kali ini. Beberapa kali Flo 48 sukses mengirimkan umpan-umpan lima rebueun untuk lini depan Persib. Trio Mas Har-Kim-Flo 48 beberapa kali sukses mengirimkan umpan-umpan mejeuh dan melakukan kombinasi untuk bisa merangsek ke pertahanan Semen Padang. Flo 48 pun menjadi pemain yang paling sering menciptakan peluang untuk rekannya dengan 7 kali oprean yang diakhiri dengan tendangan ataupun heading. Perlahan Flo mulai kembali kepada kondisi primanya, tinggal berharap performanya bisa kembali seperti ia masih berseragam Central Coast Mariners, semoga.

chance-created-persibSuksesnya Persib dalam mendikte lini tengah selain karena unggul jumlah pemain, duet Rudi dan Svraka di lini tengah Semen Padang begitu ripvh baik dalam menyerang ataupun bertahan.

Yang menarik dari pertandingan tadi malam adalah Djanur menginstruksikan anak buanya untuk merebut bola secepat mungkin. Ketika pengusaan bola lepas, para pemain persib tidak buru buru kembali ke posisinya masing-masing, sebaliknya para pemain persib justru langsung sigap berusaha kembali merebut bola, ini tentunya membuat sulit Semen Padang untuk melancarkan serangan balik.

Disiplinnya Lini Belakang Persib.

Di tanah Pasundan, Rania.

Kamu merantau utuk menjadi wanita yang lebih hebat

Aku siap membantu mu menjadi wanita yang lebih kuat

Agar diperantauanmu, selalu ada aku yang melindungimu dari orang jahat.

Kuartet bek Persib cocok buat menjaga Rania dari begal-begal yang meresahkan Bandung. Persib kembali sukses menjaga gawangnya tetap perawan. Disiplinnya para pemaen Persib membuat para pemaen depan lawan kesulitan untuk bisa membongkar pertahanan Persib Bandung. Para pemaen Semen Padang dibuat kesulitan untuk bisa membongkar pertahanan Persib semenjak memasuki sepertiga akhir lapangan Persib Bandung. Duet gelandang pengangkut susu murni lembang Persib , Mas Har dan Kim Kuncir bermain ciamik baik dalam bertahan dan membantu penyerangan Persib Bandung. Disiplinnya Mas Hard dan Kim Kuncir dalam bertahan, membuat Rudi dan Svraka tidak nyaman untuk membangun serangan untuk Semen Padang via tengah yang membuat Joni iskandar ku bukan pengemis cintaaaa, nu nyanyi batal siah haha serta Sacramento seperti kesepian layaknya para jomblo di malam minggu.

Disiplinnya Mas Har dan Kim Kuncir membuat Semen Padang akhirnya bermain agak melebar. Nur Iskandar yang seharusnya bermaen di belakang Sacramento dan bergerak kaditu kadieu, dalam laga ini lebih sering ngetem di sisi gawir kanan, numpuk dengan Vendry Mofu. Lebih seringnya Nur Iskandar ngetem di kanan, membuat Semen Padang buntu dalam menyerang. Semen Padang hanya menyerang dengan skema gawir lalu cut inside ke dalam yang justru memudahkan bagi para pemaen belakang Persib untuk menghentikan serangan Semen Padang. Irsyad, Mofu, Joni Iskandar dan Sacramento praktis hanya ngabetem di lini pertahanan Persib.

Duet Vlado-Diogo pun mulai enjoy dalam mengawal lini pertahanan Persib. Dalam dua laga terakhirnya mengawal lini pertahanan, Diogo mulai terlihat bermaen disiplin dan hampir selalu menang duel dengan striker lawan. Dan yang tak kalah pentinggnya adalah mulai terbangunnya komunikasi antara Vlado dan Diogo, tidak ada lagi pergerakan sakumaha aing Diogo, di pertandingan semalam porsi nya pas, Diogo berada di posnya sendiri membackup Tony tanpa ngeluyur ke wilayahnya Vlado ari teu kapaksa kapaksa teuing mah, jos lah tadi peuting mah, Vlado yang memang sudah oke pisan di lini belakang Persib, semakin joss dengan mulai kaleum henteu sosorongot tetapi tetap spartan.

Sementara dua full back Persib, Jasuk dan Toncip bermaen cukup rajin dalam membantu penyerangan dan lumayan disiplin dalam bertahan. Walau Jasuk sebenarnya keripuhan dalam menghadapi Irsyad Maulana, sehingga si taeun beak bengsin saacan pertandingan usai. Sementara Toncip bermaen rada enjoy dengan rajin maju, kusabab gawir kanan Semen Padang lebih sering paamprok sorangan antara Mofu nu posisina nanggung plus Nur Iskandar yang ngabetem wae di kanan.

Bukan cuma kemenangan yang didapat buah dari tampil apiknya lini pertahanan, dalam 3 pertandingan terakhir Persib berhasil menjaga gawangannya tanpa kebobolan, keprok dulu dak. Hasil positif Persib dalam lima laga terakhir perlu kita apresiasi. Namun Persib harus tetap bisa menjaga performa tim yang sedang bagus ini agar tetap bisa lumpat kencang hingga turnamen kopi berakhir.

Papa nya Rania telah sukses kita taklukan, walau ternyata menaklukan Rania hanya sebatas impenana. Next, taklukan Persela Lazio di Lamongan. Amiin. Hidup Persib!

Rania,

Maukah kamu bertemu denganku?

Agar aku tidak sekedar melihatmu dari sudut gelapku.

Dan aku dan kamu bisa bersatu

Merajut masa depan bersamamu.

 

 

(@arn,@jay,xuk)

Follow kami di @stdsiliwangi

p.s. sumber poto rania dari tribun news.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp