Nil Untuk Maizar, Tilu Untuk Djanur

relief stadion siliwangiMenurunkan skuat minus Supardi di  pembukaan Liga Indonesia, Persib bandung menjamu satu-satunya tim yg berhasil mengalahkan kandang-tandang musim lalu. Balas dendam pun menjadi hal yang wajib dilakukan oleh Persib bandung. Puji Tuhan, Persib Bandung berhasil menekuk tim tamu semen padang dengan skor tipis 1-0.

Pada babak awal terlihat Persib lebih siap mengarungi kompetisi ketimbang semen padang. Ajang AFC benar-benar memberi dampak positif dalam membangun kerja sama antar lini.

Gol berhasil dicetak oleh Haji M Ridwan di menit 19. Berawal dari Dias di sisi kanan, umpan striker anyar Ilija Spasojevic bisa dikonversi dengan baik oleh Haji Ridwan, skor 1-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Babak kedua Persib berhasil menciptakan beberapa peluang emas, 2 diantaranya melalui Spaso dan Atep. Pertama Spaso gagal mencetak gol padahal gawang sudah ditinggalkan kiper semen padang. Bola yang ditendang Spaso berhasil diblok bek semen padang, Hengki Ardiles.

Kesempatan kedua, saat Atep menerima umpan silang  dari Spaso di muka gawang. Namun Atep  gagal mengkonversinya menjadi gol karena lagi-lagi berhasil diblok oleh bek semen padang. Hingga pluit akhir ditiup skor tak berubah tetap 1-0.

Semen padang

Pada pertandingan kali ini semen padang bermain dengan formasi 4-4-2 menempatkan Jandia Eka Putra sebagai kiper. Di depannya dikawal oleh empat bek sejajar Hengki Ardiles-Goran-Saepuloh-Ohorela. Lini tengah dihuni oleh Yu Hyun Ko , Eka Ramdaani,  Esteban Viscara, Irsyad Maulana. Dua slot streker diisi duet Airlangga dan Nur Iskandar.

Seperti laga yang lalu, semen padang bermain sabar. Memilih untuk menunggu agar kemudian bisa melakukan serangan balik cepat. Strategi semen padang sepertinya bakal sukses. Lima belas menit pertama semen padang sudah berhasil mengancam pertahanan Persib melalui tendangan esteban viscara (yang mampu di tangkap made) dan solo run dari Nur Iskandar (mampu dihentikan oleh Made)

Dua momen itu bisa menggambarkan taktik semen padang di pertandingan ini. Tendangan spekulasi langsung dan dribel cepat menusuk menjadi pilihan utama.

Persib

Coach Djanur telah menyadari taktik yang akan di terapkan oleh Nil Maizar. Para pemain Persib tak kalah sabar. Tidak terburu buru dalam menyusun serangan. Hasilnya Persib bisa meraih gol penting di awal laga.

Dalam pertandingan kemari kedua bek kiri dan kanan bermain cukup apik. Dias yang diplot sebagai bek kanan luar berhasil menahan pergerakan Viscara. Keberhasilan Viscara menembus sisi kanan Persib di babak pertama seolah menjadi peringatan bagi Dias. Selebihnya Viscara tidak mampu berbuat lebih banyak. Konsekuensinya lini serang di sisi kanan Persib tidak segencar biasanya, karena Dias menjadi lebih konsentrasi untuk menjaga pergerakan Viscara.

Sementara di sisi kiri, Toncip bermain tak kalah disiplin dibanding Dias. 6 kali Toncip  berhasil mematahkan searangan  semen padang. Ya walaupun sakakali Toncip berhasil ditembus oleh pemain semen padang.

Negatif dan positifnya eweuh pardi

Dias yang diproyeksikan menggantikan posisi Pardi berhasil mengatasi kelemahan Pardi yang sering membuat lubang di pertahanan karena aktif menyerang. Beberapa serangan semen padang yang diinisiasi melalui sayap kanan seringkali  berhasil diantisipasi dengan rapih oleh Dias. Sempat kecolongan di menit awal babak pertama, mungkin Dias masih gugup, justru membuat Dias lebih awas di sisa pertandingan.

Absenya Supardi mengakibatkan intensitas serangan Persib di sisi kanan menjadi sedikit kendor. Penampilan baik Dias dalam bertahan justru membuat serangan kanan persib berkurang. Fokusnya masih belum bisa terbagi dua antara bertahan dan menyerang. Overlap seperti seniornya Pardi tidak menggigit. Membuat Haji Ridwan terlihat bermain sendirian di wilayah pertahanan Semen Padang. Untungnya penampilan Bang Haji hari ini sangat-sangat baik.

Masuknya Mas Har dan cageurnya permainan Bang Utina

Trio lini tengah Utina, Dado dan Konate bisa membuat permainan hidup. Ketika lini tengah berhasil menembus gelandangan semen padang, otomatis bola akan ditujukan kepada sayap-sayap yang siap berlari baik kepada Atep maupun Ridwan. Terus begitu berulang kali.

Di awal babak kedua Dado harus ditarik keluar, karena sedikit mengalami cedera ketika berduel dengan Eka, digantikan Mas Har. Masuknya Mas Har membuat lini tengah menjadi lebih stabil. Firman Utina lebih jongjon dalam menyusun serangan dari kedalaman. Operan-operan menerobosnya mulai sedikit terarah.

Menjelang akhir pertandingan memang Utina menjadi lebih fokus bergerak di depan bek menemani Mas Har. Berbeda dengan di awal pertandingan, pergerakan Bang Utina lebih banyak membantu Konate menyusun serangan. Stamina dan pengalaman Bang Utina memang membuatnya lebih cocok bermain a la pirlo. Maju merangsek ke depan sudah sulit dengan perut bureuteu nya yang sekarang ini.

Spaso

Pada pertandingan ini bobotoh banyak menyoroti permainan Spaso. Meski gagal mencetak sebiji gol pun, beberapa kali Spaso menjadi pemantul bola yang handal. Mampu membuka ruang kepada teman nya juga.

Satu-satunya gol yang dicetak ridwan pun tak lepas dari peran Spaso yang memberikan umpan melalaui sundulannya. Instingnya memang yahud. Bola melambung tidak banyak diolah namun langsung diberi kepada Ridwan.

Selain itu Spaso juga berhasil melepaskan 2 buah umpan silang matang kepada Konate dan Atep. Spaso pun sering kali mundur ke belakang untuk berduel berebut bola dengan Eka ataupun Hyun Ko.

Beberapa PR spaso adalah finishingnya agar segera memberi hasil berupa gol dan pemahaman mengenai taktik Djanur masih perlu ditingkatkan.

Overall

Hasil hari ini terbilang bagus sebagai permulaan. Mental dan Fisik udah oke. Semua pemain Persib bermain sangat enjoy. Seringkali serangan semen padang dapat dimentahkan sebelum terlanjur jadi bahaya. Sungguh keberhasilan menang dari tim yang gagal kita kalahkan dalam 3 tahun rasanya joss pisan.

Pertandingan justru tercoreng oleh hal diluar lapangan. Membuat cukup kesal penonton karena mati lampu stadion pas keur tegang-tegangna. Pastinya sih semen padang bakalan bete karena kena macet dan pareum lampu, dan nil poin dari Bandung.

Bagimu Persib jiwa raga kami!

@xuk @omz

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
×
×

Cart