In Defense of Djanur’s Striker Saga

stadion siliwangiSurvey cepat di twitter dan artikel-artikel soal seleksi penyerang persib, beserta komentar-komentar yang mengiringinya, terlihat bahwa bobotoh kecewa dengan keputusan Djanur yang tak kunjung mengontrak penyerang utama yang dibutuhkan persib. Lebih tepat jika sebenarnya bobotoh lelah dengan proses seleksi ini. Kini drama ini bahkan sudah menjadi sebuah dagelan, ketika 11 pemain sudah tercoret dari seleksi. Satu tim berisi penyerang semua sudah bisa dibentuk.

Well, melihat rekam jejak Djanur soal pemilihan pemain, kami rasa yang terbaik saat ini adalah menyerahkan semuanya kepada Djanur. Djanur mungkin layak dikritik soal taktik dan strategi permainan. Tapi urusan scouting pemain, Djanur adalah salah satu yang terbaik yang pernah memimpin Persib.  (more…)

Continue Reading In Defense of Djanur’s Striker Saga

Memasuki Musim Ketiga

ISL 2015 nanti akan menjadi musim ketiga kami menulis tentang persib. Well, kisah ini dimulai di tribun samping utara VIP stadion siliwangi, persib lawan gresik united. Kami memutuskan untuk mulai…

Continue Reading Memasuki Musim Ketiga

Sentuhan Pertama Persib di AFC CUP 2015

feminisme

Sentuhan pertama seorang pemain ketika masuk ke lapangan adalah hal yang penting. Banyak yang percaya sentuhan pertama tersebut akan menentukan permainan selanjutnya. Alhamdulillah, sentuhan pertama persib di AFC Cup lancar jaya.

Petualangan di AFC Cup 2015 diawali dengan kemenangan yang enjoy untuk disaksikan. Menerapkan pola standar 4-2-3-1 Emral Abus menempatkan back four andalan Pardi, Jupe, Vlado, dan Toncip di depan Made. Mempercayakan kembali Hariono untuk berduet bersama Dado sebagai duet gelandang bertahan.  Flank kanan diisi Haji Ridwan dan kiri diisi oleh Lord Atep. Konate ditugaskan untuk fokus menjadi pengatur serangan menyokong Tantan di lini depan.

Di awal pertandingan pemain seakan kurang pemanasan, sehingga banyak melakukan operan-operan panjang teu puguh biar badan bisa lulumpatan dan otot jadi siap. Well, jika di breakdown lagi sebenarnya permainan persib hanya enjoy ditonton di menit 20-45 dan menit 75-90. Saking enjoynya Djanur ongkang-ongkang kaki di pojokan bench membiarkan Wak Haji dan Coach Emral berdiri di technical area. (more…)

Continue Reading Sentuhan Pertama Persib di AFC CUP 2015

Hari Pertama PERSIB

positif namun tak impresif
positif namun tak impresif

Imbang atau kalah. Probabilitas terbesar untuk hasil persib di hari pertama ISL 2015. Mengecewakan memang, namun begitulah sejarah membisiki kita. Rekor persib di hari pertama dalam 10 tahun terakhir adalah: 4 menang-3 imbang-3 kalah. Mencetak 14 gol dan kebobolan 13 gol.

Kurun waktu 10 tahun itu, persib 3 kali gagal mencetak gol dan hanya 1 kali berhasil meraih clean sheet. Hanya ketika melawan persela di hari pertama ISL 2008 persib bisa menang dengan nyaman. Mencetak 5 gol berbalas 2 gol persela, sisanya persib selalu megap-megap. Masih positif namun tidak impresif.

Masalah sebenarnya ada pada lawan yang harus dihadapi (more…)

Continue Reading Hari Pertama PERSIB

Saat Persib Teu Naek Kelas.

stadion siliwangiSalah Administrasi. Serius!?

Hal terpenting yang didapat PERSIB dari Hanoi adalah kenyataan bahwa kelas PERSIB masih cukup jauh di dunia internasional. Memang pait. Kesalahan administrasi menjadi hal yang paling menyakitkan karena menunjukkan bahwa level PERSIB masih tidak jauh dari amatiran. Bagai tim sepakbola sekolahan, membuat kesalahan menempel foto dalam id card! Hal ini juga menunjukkan bahwa personel manajerial PERSIB belum terbiasa soal urusan seperti ini, kecil namun berdampak besar. Dampaknya bahkan merembet ke urusan teknis permainan, yang mungkin saja bisa mengubah hasil akhir. Mungkin saja PERSIB bisa menang. Secara manajemen klub kita kalah.

Kalah kelas.

Beda kelas juga terlihat dari head to head pemain PERSIB dan Hanoi di lapangan. (more…)

Continue Reading Saat Persib Teu Naek Kelas.

Konate versus Van Quyet

Ha Noi

Yesterday Afternoon Kid
(tapi mang.. pengalamanna di lepel asia leuwih loba tibatan PERSIB)

Hari selasa tanggal 10 Februari 2015, PERSIB akan bertanding di Vietnam guna memperebutkan tiket play off LCA.  Setelah serangkaian uji coba, kini tim besutan Djanur harus menghadapi ujian sesungguhnya. Tim kuat Hanoi T&T yang akan mengetes taktik (dan keberuntungan) Djanur.

Sepak terjang Hanoi T&T, klub yang bermarkas di Hang Day Stadium ini tentu tidak bisa di pandang sebelah mata. Meskipun baru didirikan pada tahun 2006, namun Hanoi merupakan salah satu kekuatan utama di liga vietnam. Hanoi T&T telah berhasil merengkuh titel juara V.League 1 sebanyak 2 kali, yang pertama pada tahun 2010 dan kedua pada  tahun 2013. Sekali Juara Viatnemese Super Cup tahun 2010. Musim 2014 Hanoi berhasil bercokol di posisi 2 klasemen V.League 1. Terpaut 2 poin dari pemuncak klasmen Becamex Bình Duong.

Menghadapi PERSIB,  Hanoi memiliki 3 keuntungan. (more…)

Continue Reading Konate versus Van Quyet

Latih Tanding di Jakabaring

feminisme sepakbola rakyat.

Turnamen yang Dipeyeum.

Turnamen pemanasan pra musim 2014, yang sudah dipeyeum selama setahun lebih akhirnya selesai digelar pada Februari 2015. Final teraneh di dunia dan cuma indonesia yg bisa begini. Diluar hasil akhir, ada banyak hal positif yang diperlihatkan Djanur dari pertandingan final iic semalem. Pertandingan ini pun menjadi brometer bagaimana liga akan berlangsung di musim 2015. Semacam trailler untuk taktik Djanur, permainan arema, dan kinerja wasit.

Melawan arema  tadi malam coach Djanur menurunkan line up terbaiknya. kiper dipercayakan pada Made, sementara empat bek sejajar di huni oleh Vlado, Jupe dan di kedua fullback dihuni Pardi dan Toncip. Lini tengah dipasang dua gelandang bertahan sekaligus sebagai double pivot Hariono dan Dado. Konate di posisi yang lebih maju sebagai playmaker. Sisi kanan dan kiri dipercayakan pada Tantan dan Atep yang keduanya aktif bertukar posisi untuk menyokong striker seleksi Maycon. Ini adalah pola utama Djanur.
(more…)

Continue Reading Latih Tanding di Jakabaring

Coretan menjelang pembaptisan

stadion siliwangi

Menurut rilis PT Liga, Tanggal 21 Februari 2015 Insya Alloh kick off lsi yang diawali laga antara persib melawan persipura jayapura akan di helat di stadion si jalak harupat. Melihat persiapan yang telah dilakukan maung bandung untuk menghadapi gelaran tahunan ini sang arsitek djanur berupaya untuk mempertahankan skuad lamanya dan hanya akan menambah beberapa pemain saja ketimbang merombak skuad yang telah menghantarkan persib merengkuh gelar juara setelah tertidur selama hampir 20 tahun!

Dari semua pemain yang membela persib di musim 2014 hanya djibril coulibaly, ferdinand, dan sigit yang djanur lepas. Sementara itu dari upaya manajemen untuk mendatangkan pemain anyar bidikan persib, hanya dado, yandi, dan dias yang berhasil didatangkan selebihnya uwa lebih sering di harkosin sama pemain bidikannya macam zulham dan bayu gatra yang lebih memilih bergabung dengan klub lain.

Untuk melengkapi jatah pemain asing, persib masih mencari pemain yang dirasa pas untuk mengisi posisi striker. Sekian pemain yang ditawarkan para agen kepada persib belum ada pemain yang memenuhi standar djanur, hingga sekarang hanya maycon yang bertahan untuk terus diseleksi. (more…)

Continue Reading Coretan menjelang pembaptisan

Kaleidoskop PERSIB 2014 dari Wawancara Pertandingan Djanur

djanur

PERSIB 1-0 sriwijaya fc

“ Makanya di saat jeda saya bilang sama pemain, sangat disayangkan ketika kita main bagus, menciptakan banya peluang, jika kita tidak menang. Peluang begitu banyak, terutama di babak pertama. babak 2 memang kita terlalu terburu-buru. Tapi saya senang dan puas lihat permainan hari ini. Hilang bola, rebut, main lagi. Meski hanya satu yang jadi gol, tapi begitu syukur atas 3 poin ini.”

PERSIB 2-1 persita

“ Kita menguasai jalannya pertandingan. Tapi ya itu, mereka defensif, agak sulit membongkar, mereka disiplin sekali. Sehingga sempat kehilangan akal, kurang pintar sehingga tidak bisa mencetak gol.”

persijap 1-1 PERSIB

“ Kalau lihat dari permainan harusnya kita bisa 3 poin. Liat dari jalannya pertandingan. Tapi karena itu tadi, karena kesalahan sendiri, membuang peluang yang diciptakan.”

(more…)

Continue Reading Kaleidoskop PERSIB 2014 dari Wawancara Pertandingan Djanur

Prudent ala Persib

roadshow haben, latihan iraha?
Roadshow Juara

Sebagai juara bertahan liga Indonesia, hingga saat ini Persib masih belum menemukan penyerang tengah untuk dijadikan andalan musim depan. Lebih jauh lagi, Persib terlihat kesulitan dalam mendapatkan pemain-pemain yang diincarnya. Bursa transfer kali ini tampaknya tidak akan efektif untuk menambah kekuatan Persib secara signifikan.

Djanur jelas mengetahui dari musim lalu bahwa Persib membutuhkan sayap yang berkualitas dan penyerang bertipe target man moncer untuk menambah daya dobrak pola andalan. Namun, sekali ini Wak Haji seakan tidak berdaya untuk memenuhi kebutuhan Djanur. Bukan itu saja, pemain yang bertipe sesuai keinginan Wak Haji pun tidak tampak ada yang merapat ke Persib.

Hal ini tidak seperti biasanya. Beberapa musim lalu Persib dengan mudah mendapatkan pemain-pemain yang diincar. Beberapa nama adalah pemain nasional dengan reputasi yang mentereng dan pemain asing berkontrak mahal. Wak Haji selalu bisa bergerak cepat dalam menggaet buruannya. Seakan duit bukanlah masalah.
Djanur dan Wak Haji semakin dikejar waktu. Liga dimulai sebulan lagi, komposisi tim masih belum ideal. Pemain-pemain yang kualitasnya memenuhi standar Djanur sudah habis di pasaran. Bisa jadi ini adalah musim transfer terburuk bagi Wak Haji.

(more…)

Continue Reading Prudent ala Persib