Hari Kenaikan Ferdinand

Hari Kenaikan Ferdi
Hari Kenaikan Ferdi

Mereka bilang mengakhiri rekor buruk di gresik. Well, kami tak begitu memperhatikan soal statistik dan rekor, yang kami lihat adalah permainan persib yang juuoosss!

Dari team sheet starter, hanya minus Utina sebagai langganan starter. Meski begitu, starting line up Persib masih sangat terasa aduhai. Trio Hariono-Taufiq-Konate bisa mengontrol lini tengah sejak dari peluit ditiup. Yaah, sangat terbantu oleh lini tengah gresik yang tiada punya playmaker jempolan.

Kebangkitan Ferdi.

Ferdi bermain sangat ciamik di sisi kiri. Bermain di hari paskah, kamera stadion berulang kali menyorot Ferdi sedang membuat tanda salib di dadanya. Tiga salib di setiap kesempatan. Kali pertama setelah mencetak gol pembuka, kali kedua saat gol kedua, kali ketiga saat menjelang jeda istirahat.

(more…)

Continue Reading Hari Kenaikan Ferdinand

One of The Greatest Comeback EVER!!

Salah satu comeback terbaik persib sepanjang yang bisa kami ingat. Hal ajaib ini mungkin hanya terjadi sekali dalam satu dekade. Jika ingat laga kandang terakhir sebelum ini, persib kalah 1-2 melawan semen padang, persib tertinggal 2 gol terlebih dahulu.

Tertinggal dua gol dari tim sekaliber Arema, jujur awalnya kami tidak punya harapan untuk persib meraih poin dari situasi seperti ini. Hampir mustahil membalikkan keadaan dari kondisi tertinggal dua gol di Indonesia.

Setelah 5 game awal berhasil menjaga gawang tetap bersih di babak pertama, di 2 game terakhir defend persib selalu kebobolan terlebih dahulu. Sedangkan konsistensi untuk mencetak gol kalau udah istirahat masih dipertahankan oleh barisan penyerang persib. Belom sempet ngagolin, kaburu kagolan.

(more…)

Continue Reading One of The Greatest Comeback EVER!!

he scored, when he want. Goalibally! he scored, when he want

Goodbye sergio
Goodbye sergio

Djanur akhirnya bisa menebus utang 3 poin yang hilang saat maen kandang melawan semen padang di game sebelumnya. Tidak ada yang istimewa dari kemenangan ini, meskipun maennya jauh dari bandung. Djanur menurunkan starter yang wajar tanpa pengecualian. Tantan mengisi sisi kiri karena Ferdi dihukum pssi.

Goalibaly

Dua gol dari Djibril seakan menegaskan bahwa dirinya sudah sangat siap untuk menggantikan Sergio di hati bobotoh. Dua gol yang ‘striker banget’ kepada mantan timnya. Lain dengan Ferdi yang kesulitan saat melawan mantan, Djibril justru sangat trengginas. Begitulah seharusnya jika ketemu mantan mblo, lupakan semua kenangan manis, beri mereka alasan untuk menyesal!

(more…)

Continue Reading he scored, when he want. Goalibally! he scored, when he want

BUNTU! #DJANUROUT

retarded referee
retarded referee

Minggu kelam, sekelam pandit-pandit kami yang pada jomblo, skuat maung bandung harus terjungkal untuk pertama kalinya musim ini juga kekalahan perdana di kandang. Padahal lawannya cuma semen padang yang baru saja hijrah dari IPL. Djanur menurunkan skuat yg menurutnya winning team, Djibril starter untuk pertama kalinya, sekaligus pertandingan pertama di kandang baginya. Di kubu semen padang ada mantan-mantan yang cukup mencolok yaitu eka dan airlangga.

babak pertama PERSIB seperti biasa cenderung dominan, banyak menguasai pertandingan. Peluang pertama dari Djibril hampir dapat memecah kebuntuan PERSIB yang selama ini sulit mencetak gol di babak pertama. Sayangnya, setelah itu terlihat beberapa pemain seperti kebingungan karena sulit menembus lini pertahanan semen padang yang solid. Seperti kami katakan sebelumnya, strategi Djanur yang begitu-begitu saja, bahkan monoton dan kentara gak punya plan b. well, kami tidak salah, itu terjadi pada pertandingan ini, PERSIB selalu bertumpu pada kedua flanknya yang bermain underperform kemarin.

(more…)

Continue Reading BUNTU! #DJANUROUT

Enhanced Consistency

The Chosen One, who lead us to forget si mantan!
The Chosen One, who lead us to forget si mantan!

Menjelang laga tandang kedua persib bandung ke tim promosi persik Kediri, target 6 poin dari tur kali ini sudah tidak mungkin. Meski begitu, persib masih ada harapan membawa oleh-oleh 4 poin untuk bobotoh. Pasukan janur sangat optimis mampu membawa 3 poin dari Kediri. Persik memang tidak bisa dianggap remeh. Tim yang masih dihuni oleh legend kediri, Harianto, ini pernah merepotkan PERSIB di IIC, tetap level persik jauh dari PERSIB.

Akhirnya janur bisa menurunkan the best possible team PERSIB. Lebih baik dari waktu pra musim. Line up diisi oleh Utina, Hariono, Konate dan  Ridwan. Para pahlawan ketika persib bisa comeback 3 gol melawan persik di IIC. Duet starter Tantan dan Ferdi, ketika Djibril masuk menggantikan Tantan maka tim yang diidamkan akhirnya komplit.

Konsisten, jiga hujan di Bandung bulan Desember.

(more…)

Continue Reading Enhanced Consistency

Faktor U? dan banyak tanda tanya lainnya…

faktor U. Utina? Umur?
faktor U. Utina? Umur?

PERSIB menunaikan ibadah tandang pertamanya ke persijap jepara dengan optimis mendapat 3 poin. Dilihat dari skuad yang PERSIB punya jika dibandingakan tim tuan rumah, yang kabarnya hanya mempunyai 18 pemain, sepertinya tidak akan ada kesulitan bagi PERSIB.

Absennya Hariono membuat coach djanur melakukan rotasi pemain. Mirip seperti di turnamen IIC, Jupe diturunkan sebagai defensive midfielder menemani Taufiq dan Makan Konate, sedangkan Abdurahman sebagai bek tengah bersama Vladimir. Jelas sekali di awal babak pertama dominasi lini tengah PERSIB sangat powerfull, cukup joss memainkan bola. Olah bola three musketeer, Konate-Taufiq-Jupe sebenernya enak untuk dilihat, namun penyelesaian akhir lagi-lagi menjadi panyakit Maung Bandung.

Ada yang sama dari 3 pertandingan awal PERSIB. Sudah 3 pertandingan selalu berakhir dengan kosong-nol di babak pertama. Tiga games itu, PERSIB melawan tim tamu sfc dan persita kemudian tuan rumah persijap. Kesemua lini serang tim tersebut mungkin masih jauh kualitasnya dibawah back four plus Made. Jadi belum akan menimbulkan masalah sampai suatu titik di babak kedua ketika stamina dan fokus back four plus made mulai capruk.

(more…)

Continue Reading Faktor U? dan banyak tanda tanya lainnya…

Mas Har dan Bang Fer, JEUNG GETIHNA!

gelut jeung aing anyeeeng!
gelut jeung aing anyeeeng!

Hariono dan Ferdinand menjadi sorotan di pertandingan Persib lawan persita. Nama pertama mendapatkan kartu merah disaat Persib tertinggal 0-1, namun taka da bobotoh yang berpikir untuk menyalahkannya. Perjuangan Hariono di lapangan yang selalu all out membela Persib membuatnya tidak pernah menjadi public enemy. Ferdinand akhirnya menjadi pahlawan di pertandingan itu, satu gol nya semenit setelah Hariono diberi kartu merah membangkitkan kembali harapan Persib. Walau akhirnya tetap harus berterimakasih kepada penalti dan Konate yang secara sempurna menendangnya.

(more…)

Continue Reading Mas Har dan Bang Fer, JEUNG GETIHNA!