Permainan Garis Tak Selurus Hasilnya

Kembali menjalani partai tandang dalam lanjutan Indonesia Soccer Championship 2016, Persib Bandung harus nganjang ka Madura untuk meladeni tuan rumah Madura United di stadion Gelora Old Trafford Bangkalan. Persib kembali harus kandas mencuri poin dilaga tandang, se kandas para jomblo dalam mencari pasangan hidup. Persib harus mengakui keunggulan tuan rumah Madura United dengan skor 2-1.

Pada pertandingan tandang kali ini coach Djadjang Nurdjaman mencoba formasi 433 dengan mencoba mengoptimalkan tiga gelandang pengangkut cai galon yaitu Taufiq, Hariono dan Kim Kurniawan. Posisi Robertino Pugliara dipertandingan ini lebih bermain ke posisi gawir kanan tidak tepat berada dibelakang Sergio Van Dijk, tapi da emang sih Ino mah posisina emang osok ke gawir-gawiran walau dibelakang striker oge. Sektor gawir kiri yang biasa diisi Zulham Zamrun, kali ini diisi oleh Samsul Arief. Dilini belakang Vladimir Vujovic ditandemkan dengan Diogo Ferreira karena Yanto Basna harus absen karena panggialn timnas. Sementara Madura United turun dengan formasi yang telah kami prediksikan di teropong jodoh.

persib_mu_formation_tacticsPersib sebenernya mencoba mencuri momentum dengan berusaha untuk membongkar pertahanan Madura United pada awal-awal pertandingan. Namun kokohnya lini pertahanan Madura plus bututnya lini serang Persib membuat momentum berbalik untuk sang tuan rumah, Madura United. Madura United berhasil mengurung pertahanan Persib dibabak pertama. Sektor gawir Madura United yang memang tampil seserebetan plus beberapa kali mengirimkan umpan crossing yang mampu disambut baik oleh sundulan Aracil Pablo yang mampu membahayakan gawang Persib. Kemampuan Aracil Pablo dalam mencari ruang kosong didalam kotak penalty Persib mampu beberapa kali membahayakan Persib lewat sundulan kepalanya. Bahkan sundulan Aracil Pablo nyaris membuka keunggulan Madura United apabila sundulannya tidak membentur kusen gawang. Dalam momen ini, Aracil Pablo berhasil melepaskan diri dari pengawalan Diogo yang cenderung banyak ngahuleng di Pertandingan ini. Selain handal dalam mencari ruang dikotak penalty, Aracil Pablo pun begitu tangguh ketika doi harus jadi tembok bagi rekan-rekannya, beberapa kali dia mampu membuka peluang bagi rekan-rekannya. Coba bandingkan dengan pergerakan SVD yang sekarang cenderung melambat dan letoy dalam berduel.

Petaka bagi Persib muncul ketika Jajang Sukmara dengan brutalnya menuar Ercik Weeks yang tidak dalam posisi yang membahayakan gawang Persib. Bola sudah mau out, Jasuk dengan mimic wajah pikarunyaeunnya malah menuar suku Erick Weeks. Aksi brutal Jasuk eta dengan wayahnya harus kita terima dengan hukuman pinalti dari wasit ,kartu koneng untuk Jasuk dan tajongan penalty Aracil Pablo yang gagal diantisipasi oleh Deden Natsir. Permainan Jasuk nu brutal dan beberapa kali mampu dilelewe lawan membuatnya diganti oleh Diaz Angga dimenit 39. Masuknya Diaz disektor kanan juga tidak terlalu memberikan perubahan berarti, bahkan Diaz masih salah melakukan lemparan kedalam, sangat teu dipikahartieun pisan kan. Pada ISC ini, memang pos bek kanan Persib menjadi posisi yang sangat pikahariwangeun pisan.

Setelah tertinggal 0-1 oleh Madura United, Persib berusaha untuk menyamakan kedudukan. Berkali-kali Persib terus mencoba menyerang pertahanan Madura via Gawir-Pangandaran. Saleuheung kan bila dari gawir ini bisa membuat gol atau menciptakan peluang lewat crossing para pemain gawir, tapi nyatanya penyerangan via gawir ini buntu teu aya hasil. Crossing yang dilakukan oleh para pemain gawir Persib selalu gagal menemui sasaran, yaitu seorang SVD. SVD terlihat karipuhan untuk berduel dengan para pemain belakang plus crossing pemain Persib yang sakapeung alus, sakapeung butut. Sudah tau eweuh hasil dari gawir, tapi haben weh via gawir.

Persib mampu menyamakan kedudukan setelah Kim Kuncir mampu mengheaden umpan dari tendangan bebas Cak Samsul. Madura United yang memang memiliki kehamposan dalam mengantisipasi set piece yang kondisinya papuket berhasil dimanfaatkan oleh Persib Bandung untuk menyamakan kedudukan. Sukses menyamakan kedudukan, Persib mulai pede untuk bisa memegang kendali penyerangan. Tapi da nyerang dengan format yang begitu-gitu saja dapat dengan mudah diantisipasi oleh lawan. Persib malah kembali kecolongan lewat gul sundulan Erick Weeks yang berhasil memanfaatkan crossing Gilang Ginarsa.

Tertinggal 2-1, Persib harus bermain dengan 10 orang pemain. Madura oge ketang bermain dengan 10 pemain. Setelag kedua pemain kesebelasan tersebut, terlihat bermain UFC di Gelora Old Trafford Bangkalan. Pemain tersebut adalag Sergio Van Dijk dan kipper Madura, Joko Ribowo. Malam nu ripuh bagi SVD, sudah mah ripuh teu bisa leupas dari Fabiano, harus terkena pukulan pulua telak juga dibeteungnya setelah menerima uppercut Joko Ribowo. Bermain 10 vs 10 ini gagal dimaksimalkan Persib untuk sekedar menyamakan kedudukan. Coach Djanur berusaha merubah suasana pertandingan dengan memasukan Lord Atep dan David Lally. Namun, keduanya seperti yang sudah kita tahu ya bermain ya gitu tea geuning. Lord sebenernya mendapatkan kesempatan emas untuk nyitak gol, mendapat umpan trobosan kedalam kotak penalty, bola tinggal shooting ngadon dioper ka tengah ka si Kim nu teu siap. Lord mah bebasmau gimana juga, yang penting mah lupakan hasil kekalahan lawan Madura, siap bangkit lawan Bhayangkara. Hidup Persib!

@jay

Follow kami di @stdsiliwangi

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
×
×

Cart