Perseru Seru Ih

Rekor belum pernah kalah di kandang masih lanjut. Dalam cuaca gerimis mengundang Persib menang lawan Perseru Serui. Setengah lusin gul Djanur’s Bois dibalas dua gul Pace-Pace dari Papua.

Duet Bek PON JATIM

Persib tidak bisa maenkeun Vlado karena akumulasi, Diogo karena ogo nyeri beteung, Basna karena tugas wajib bela negara mengamalkan Pancasila, Bacun karena lagi ke Itali dipinjem Lazio, Cak Pur karena teu raraos tuur, dan Angry Her yang hijrah untuk berbakti kepada ayahanda.

Sesuai perkiraan banyak people, mengatasi minimnya stok bek tengah yang tersedia, Djanur kemudian menduetkan Mas Har dan Toncip di jantung pertahanan. Ekspektasi banyak orang tentu ngarep Mas Har bisa maen jiga Mascherano, Xabi Alonso, atau Daley Blind di posisi eta. Ternyata eh permaenan Mas Har sebagey bek mah jiga Michael Durehmen.

Masalah dua bek PON Jatim ini adalah kebiasaan fokus pada bola dan teu bisa marking pemaen lawan, kalau dikasih tusukan-tusukan dan umpan terobosan sering kewalahan. Jaba meni jarangkung lah, bola-bola atas, terutama pas situasi bola mati benar-benar cari mati.

Kesulitan Mas Har terlihat dalam urusan mengehentikan serangan. Doi sering berada dalam posisi yang terlalu depan dan dalam beberapa kesempatan ngambil bola sakali jadi. Aya pas awal-awal babak pertama dimana Mas Har jol maju ke areanya Kim buat nutup pemaen Perseru yang lagi bawa bola padahal disitu masih ada Ino sama Kim. Mungkin pas kitu Mas Har poho kalau dirinya lagi jadi bek bukan gelandang bertahan.

Makanya doi juga jadi cukup sering dibully oleh pergerakan Gakou Amadou dan Osas Saha. Salah satu buktinya adalah ketika Mas Har telat nutup dan terpaksa melanggar Gakou, yang kemudian berakhir dengan gol tendangan bebas dari si Marvelous, penyerang favorit kuch RP.

Gawir is May Wey, Karya Cipta Terbaik Djadjang Nurdjaman

Di atas kertas Persib bermain hybrid 4-1-4-1 ketika menyerang dan berubah jadi 4-5-1 ketika bertahan. Gawir bukan sekedar gagawiran, tapi Persib benar-benar memenuhi sisi gawir dengan banyak pemaen. Teu kagok lah, udah maen dengan 2 pemaen sayap, 2 bek kiri dan kanan oge rajin maju, Ino ge rajin bergerak ke sayap. Penyerangan lewat gawir ini perlu dipatenkan oleh Djanur sebagai Hak Kekayaan Intelektual dan didaftarkan ke Direktorat Hak Cipta sebelum diklaim orang lain.

Ini bikin Persib jiga nyerang make 7 pemaen sakaligus. Hasilnya cukup oke, terutama Jasuk yang menjadi kreator gol pertama dengan operan endeuss seperti Philip Lahm. Pergerakan gawir is my way eta oge nu matak nyieun si Dias bisa jol aya di area lawan dan nembak bola. Ngan hanjakal tajongana sakumaha arah kan*** mangkreng bingkeng.

Duet perancang serangan Persib, Flo48 dan Ino menunjukkan kemampuan andalan masing-masing dengan joss saat menyerang. Ino punya pergerakan tanpa bola di area antara bek tengah dan sayap yang matil, menghasilkan 2 asis dari area half space itu. Flokulele tampil joss karena punya visi melihat ruang kosong untuk dikirim umpan terobosan.

Kombinasi Flo48 ukulele dan Febri Bow semakin kadieu semakin yoi. Flo 48 sangat tau bola-bola nu bisa dihakan ku Febri untuk membuka celah di pertahanan lawan. Beberapa umpan Flo terlihat ke area kosong, tapi power nya pas dan speed Bow bisa mengudag itu bola.

Kombinasi keduanya membuahkan pelanggaran di kotak penalty, setelah Febri Bow dengan cerdik melakukan pergerakan off the ball nu joss lalu Flo 48 dengan flamboyannya memberikan umpan manis manja ke Bow. Saat Bow akan menusuk ka jero, si Bow kaburu dituar dengan beringan ku si Tuman Aime. Pelanggaran penalty eta dieksekusi ku Hariono dan menjadi gol pertama untuk Hariono, legenda Persib, nu maen selalu dengan getihna.

Lord Atep yang bertugas untuk mencocor sisi kanan pertahanan Perseru terlihat meded dengan melakukan kombinasi dengan Ino Pugliara. Lord di kiri luar, Ino di half space, eweuh harepan buat pertahanan Serui menahan kombo Lord di area sayap ngecebrek kitu mah. Kondisi Jalak Harupat yang diguyur hujan rintik-rintik nan romantis, kami selalu percaya Lord Atep akan meded bila bermain di Jalak dilengkapi suasana hujan nan romantis.

Dengan rambut model sirip hiu, Lord Atep begitu tenang dan ganas ketika melakukan one two pass dengan Ino Pugliara diakhiri eksekusi placing nan cantik ke pojok kiri gawang Perseru, seperti hiu yang tenang nyirian mangsana lalu dengan gerakan cepat langsung ngegel mangsana tanpa ampun.  Lord Atep tadi wani nagenan dan nyengor Boman Tuman Aiman, mungkin kemajuan yang patut diapresiasi. Selain eta, assits dampal suku Lord Atep bahkan membuahkan gol ulang tahun bagi Bos Opik. Edan sore ini Lord Atep mencatatkan satu gol satu assist, semoga lebih baik lagi Lord.

Satu-satu nya pemaen tengah yang teu nyerang lewat gawir adalah si ganteng pelet samsoe Kim Kuncir. Pake pelet samsoe, ikan langsung jatuh cinta.

Pada pertandingan ini Kim ditugaskan Djanur menjadi satu-satunya gelandang bertahan, jika biasanya doi bisa salse naek turun, bergerak menta bola dan miceunan bola, kemaren Kim dituntut bermaen dewasa dengan tidak gurung gusuh saat bertahan sekaligus tidak melakukan operan nu aneh-aneh, cukup ngoper ka Flo dan Ino weh. Bisa dibilang tugas Kim pada pertandingan ini ganda sehingga kerepotan. Tapi kerja Kim pada pertandingan ini patut dikeprokan oge, semakin hari semakin berkembang, tidak lagi sekedar maen aman, udah bisa meluncurkan serangan ke depan.

Geng Pecah Telor

Bos Opik, Flokulele 48, dan legenda hidup Persib Bandung, the real captain Mas Hariono mencetak gul perdana di Turnamen Sepakbola Coffee ini.

hariono-legendSpesial buat Mas Har karena ini merupakan gul perdana legenda kita di sebuah kompetisi. DELAPAN tahun bermain konsisten, selalu menjadi pilihan utama pelatih-pelatih untuk menjaga kuartet bek, Mas Har akhirnya bisa cetak gul. Walau sebenerna hoream najong penalti, Mas Har teu walakaya saat satu stadion yang meminta dia mencetak gul. Tanpa selebrasi karena saumur-umur karek ayeuna ngagulkeun jang Persib. Mas Toncip mah seseurian atuh ningali ekspresi Mas Har beres ngagulkeun.

Aya carita kieu, basa Mas Har ditanya di NET tv siapa top skor ISL taun sekian, leheund kita jawabna Tony Sucipto. Bari raray serius tea. Hahaha. Bagi Mas Har toncip adalah topskor ISL.

Bos Opik mencetak gul setelah mendapatkan operan penuh tipu daya dari Lord Atep. Mun dipikir eta operan Lord kelas pisan hayoh, bagaimana dampal sukuna bisa begitu meded memberi operan tanpa terlihat sama pemaen lawan, bola seolah-olah menghilang untuk sejenak, kemudian muncul lagi di arah lumpat Bos Opik. Mejik. Kamana wae ieu paragraf.

FLO48 ngegolin juga. Kuduna si eta selebrasi dengan gaya joget heavy rotation JKT48. Biar pas sesama sister opat dalapan.

Sergio van botak mencetak gul ke 5 dari 4 pertandingan beruntun. Hanjakal euy kaburu seeul bitis jadi weh teu bisa hetrik. Semoga Sergio Van Botak bisa segera mencetak hettrik untuk Persib.

Rekor terbaik SVD adalah mencetak gul di 9 pertadingan beruntun di musim 2013. Kelas SVD yang sepertinya sudah menemukan ritme turnamen dan match fitness mulai terlihat, menjaga tradisi ada pemaen Persib yang bisa mencetak 2 digit gul dalam satu musim kompetisi sejak tahun 2003. Padahal di awal kedatangan dia kami sudah pasrah, kemampuan Sergio udah abis, aipek aya keneh kuahna hungkul mah. Maapkan Maribel yang pernah meragukan kemampuan mu Sergio.

Selamat berpesta bobotoh. Selamat menikmati kelegendarisan Hariono yang paripurna sudah dengan 1 gul nya. Bagimu Persib, Jiwa Raga Kami.

 

 

@arn @jay @fah / @bus

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
×
×

Cart