Kurang Greget

Persib kembali melanjutkan kiprahnya di ajang Liga Gojek Indonesia dengan bertamu ke markas tim papan atas, Persipura Jayapura. Laga sendiri berakhir dengan skor imbang tanpa gul.

Bukan masalah laganya nu membosankan atawa kumaha, tapi nu menghinggapi perasaan kami adalah perasaan biasa wae ketika nonton pertandingan kali ini. Kalo diibaratkan, aranda nonton pilem tapi ending na dibere nyaho ku baturan. Kurang lebih jiga kitu perasaan kami tatkala menonton siaran tunda laga ini. Kita tidak tahu proses pertandingannya tapi skor akhir na geus apal. Pusing~

Persipura tampil dengan formasi 4-3-3 dengan kuwartet bek Ruben Sanadi-Salampessy-Leal-Andri Ibo dengan trio Ian Kabes-Nelson Alom-Bochi di lini tengah dan trio Pahabol-Prisca-Addison sebagey ujung tombak.

Sementara Persib, nu sudah menyiapkan gameplan bertahan mencadangkan kapten kita, Lord Atep. Wanian kieu nyadangkeun kapten kami. Sebagey gantinya, kuch Yaya menampilkan Shohei di sisi kiri dan Timo di kanan dan Ndusel jadi ujung tombak. Sementara lini tengah diisi oleh trio Mas Har-Kim-Essien dan kwartet bek oleh Henhen-Wildan-Jupe-Toncip dan sang panganten anyar di bawah mistar gawang, Deden Natsir.

Sedari awal, Persib seolah sudah menyiapkan gameplan nu bertahan dengan hanya sesekali menampilkan serangan balik. Dari lini tengah, trio nu maen nya trio nu boga karakter bertahan lebih kuat. Boh Mas Har, Kim atawa Essien. Dari gawir oge Maitimo dipaksa maen di sisi kanan dan Shohei di kiri. Kemana sang kepten? Doi masih berperan jadi Atep role tapi di bangku cadangan. Apalkan Atep Role? Cek LPM kami sebelumnya yes.

Persib bermain dengan tempo nu lambat selama mech ini. Sadar diri lawan nu dihadapi bukan lawan enteng, bermain menunggu dan menantikan momen serangan balik nampak jadi pilihan nu bijak. Persipura dibuat ripvh untuk membongkar lini pertahanan Persib. Terlebih, Deden Natshir nu maen gemilang oge berperan besar dalam satu poin nu dipetik ti Papua.

Persib hanya sesekali melancarkan serangan itu pun dari bola mati. Kim dan Matsunaga jadi aktor dibalik cukup banyaknya peluang Persib melalui bola mati pada babak pertama. Sementara Persipura sudah bermain dengan ikhtiar nu maksimal. Ti bola mati, kombinasi, maen gawir sagala rupina telah dicoba oleh Persipura. Tapi nyak untung lini pertahanan Persib tetap tenang, ditambah dewi fortuna oge nu daek diajak jauh-jauh ka Jayapura guna menaungi Persib.

Babak pertama, mutlak jadi milik Persipura. Tak ada nu salah dengan gaya bermain Persipura. Mereka maen dengan rapi dan terstruktur. Tapi di sisi lain, Persib oge maen rapi terkhusus di lini belakang. Duet Wildan-Jupe maen enjoy pada mech ini. Babak pertama, di tengah gempuran dari tuan rumah, Persib masih bisa bertahan dan memaksakan skor imbang.

Babak kedua, Persib bermain jauh lebih defensif. Tak ada satu pun chance created nu dihasilkan oleh Persib. Sementara di sisi lain, Persipura tetap menekan tim tamu.

Persipura pada babak kedua tetap menekan Persib. Entah sabaraha kali Addison,Pahabol, Womsiwor dan kk Bochi mendapat peluang emas. Tapi lagi-lagi, Persib beruntung punya kiper waringkas macam Deden.

Persipura, cukup kesulitan membongkar pertahanan Persib dikarenakan rapatnya jarak antar pemain Persib Bandung. Maitimo dan Shohei sering kali mantuan pertahanan. Ndusel nu jadi target man teu bete karena aya tugas oge membantu pertahanan, heuseusnya dalam situasi bola mati. Persib pada mech ini memang sudah menyiapkan gameplan defensif. Hal ini sudah terlihat dari susunan pemain yang sudah mereka turunkan sejak awal.

Impresifnya Performa Henhen

Selain Deden, ada nama lain nu menurut kami tampil gemilang. Henhen menunjukkan kalo selama ini ia memang layak berkostum biru Persib. Ia bermain penuh determinasi dan yang pasti, nampaknya hanya ia seorang nu diperbolehkan melakukan overlap oleh kuch Yaya. Toncip syudah turun mesin, maka satu-satunya harapan ancaman dari sayap ya cuma Henhen.

Henhen nu masih berjiwa muda dan bertenaga kuda ieu beberapa kali terlihat melakukan overlap dan di saat yang sama, teu poho balik deui. Momen eta terjadi pas akhir babak kedua tatkala Henhen gagal dalam menyusun serangan dari kanan. Entah kumaha, Henhen secara tiba-tiba kembali melakukan intersep dan mengamankan lini pertahanan Persib dari ancaman serangan balik Persipura. Bahkan hingga menit ke 90+++ Henhen masih bisa berlari melakukan pressing pada para pemain Persipura. Kamu udah oke kok Hen.

Akhirul kalam, semoga tren belum eleh dalam 4 laga terus berlanjut pas mech lawan SFC nanti.

 

Salam,[zky/xluk]