Review Pemain Persib diajang PON Jabar 2016

Cabang olah raga sepak bola dalam ajang PON Jabar 2016 telah usai. Ini artinya, tiga pemain yang bermain untuk Persib senior sudah bisa bergabung kedalam tim untuk persiapan menghadapi Persiba Balikpapan. Kemungkinan hanya M.Natsir yang kembali ke tim senior untuk persiapan melawan Persiba, sementara Gian Zola dan Febry Haryadi masih dalam persimpangan antara dipinjamkan ke klub lain atau memilih membela Persib U-21 di ajang ISC U-21. Performa para pemain Persib Bandung yang membela di PON Jabar bisa dibilang bagus karena berhasil mempersembahkan medali emas untuk Jawa Barat.

M.Natsir

Penjaga gawang kedua Persib Bandung ini tampil sebagai pahlawan drama adu penallti dalam pertandingan final sepak bola PON Jabar 2016. Deden berhasil mengantisipasi dua tembakan beruntun pemain PON Sulawesi Selatan sekaligus memastikan Jabar meraih medali emas di ajang PON. Dengan pengalamannya bermain di Persib Bandung dan timnas U-23, Deden menunjukan kapasitasnya sebagai salah satu kipper tangguh dalam pagelaran PON. Sempat  melakukan kesalahan antisipasi terlambat memotong umpan crossing saat menghadapi tim PON Jateng, secara keseluruhan Deden mampu bermain begitu tenang dalam mengawal gawang PON Jabar. Saat menghadapi Papua, Deden beberapa kali mampu menyelamatkan gawang Jabar dari kebobolan. Deden mampu menjadi komando bagi rekan-rekannya dilini belakang untuk mengatur posisi para pemain belakang guna antisipasi pergerakan lawan saat menghadapi bola-bola mati. Selama ajang PON ini gawang Deden bobol sebanyak empat kali jumlah kebobolan paling sedikit diantara tim-tim PON yang lain. Melihat performa apik Deden selama PON Jabar, kita tidak sebetulnya tidak perlu hariwang untuk posisi penjaga gawang Persib di masa depan.

Gian Zola

Posisi playmaker di tim PON Jabar dibebankan kepada pemuda bernama Gian Zola. Performa apik Zola tunjukan dalam pagelaran PON Jabar 2016. Zola menjadi pemain yang paling sering mendapatkan pengawalan ketat dari lawan-lawan tim Jabar.Terbukti pada saat menghadapi tim Sulawesi Selatan Zola mendapatkan pengawalan ekstra ketat dari pada pemain Sulawesi Selatan. Ketika Zola berhasil melepaskan diri dari pengawalan pemain Sulsel, Zola mampu memberikan umpan terobosan untuk Febry, sayang peluang tersebut gagal dimaksimalkan oleh Febry untuk menjadi sebuah gol. Sementara pada saat menghadapi tim Papua, Zola mampu mencetak gol melalui tendangan first time memanfaatkan umpan crossing dari rekannya. Pergerakannya yang lincah serta visinya untuk memberikan umpan-umpan terobosan kepada rekan-rekannya membuat Zola menjadi pemain yang paling diwaspadai oleh para lawan tim Jabar di ajang PON kali ini.

Febry Haryadi

Satu pos di sector gawir tim PON Jawa Barat ditempati oleh Febry Haryadi. Memiliki kecepatan serta kemampuannya dalam menusuk ke area pertahanan lawan mampu membuat ripuh lini pertahanan lawan. Pada pertandingan semifinal melawan tim PON Papua, Febry mampu melakukan pergerakan-pergerakan yang membuat lini pertahanan Papua harus kaditu-kadieu mengantisipasi pergerakan Febry. Dalam pertandingan tersebut, Febry berhasil mencetak gol kedua Jabar setelah sebelumnya gutak-gitek mengecoh para pemain belakang tim Papua. Kombinasinya bersama pemain bek sayap kanan Jabar, Henhen, membuat permainan Febry semakin enjoy ketika sering melakukan satu dua sentuhan bersama Henhen untuk mengeksploitasi ruang kosong di sisi kiri pertahanan lawan. Febry pun menjadi seorang eksekutor tendangan penalty bagi Jawa Barat. Beberapa kali Febry menjebol gawang lawan melalui titik penalty seperti saat menghadapi Jawa Tengah dan Bali. Namun, terkadang Febry masih terlihat terlalu lama mengeum bola, sehingga terkadang pola serangan Jabar terputus karena Febry sering mengeueum bola terlalu lama padahal seharusnya ada momen untuk mengirimkan umpan crossing ke lini pertahanan musuh.

 

pollow kita di @stdsiliwangi

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
×
×

Cart