Eksperimen Pertama

Skema 4-1-4-1 bisa jadi skema andalan baru di masa depan jika Djanur tetap gagal menemukan perancang permaenan sekaliber Don Makan Konate. Menggunakan 2 gelandang serang medioker untuk berbagi beban kreasi…

Continue Reading Eksperimen Pertama

FLO48 dan Ino

Direkrut secara gratisan dari klub negara tetangga yang belakangan liga sepakbolanya sedang naik daun, Bule itu bernama Marcos Flores. Mantan perancang serangan klub Central Coast Mariners yang sekitar beberapa musim…

Continue Reading FLO48 dan Ino

Jalan Mundur Taktik Djanur

Pep Guardiola membuat liga Enggris di awal musim ini bergairah karena kejeniusan taktiknya. Salah satunya cara menggunakan fullback yang tidak konvensional. Jika biasanya fulbek disuruh untuk membantu penyerangan dengan menyisir…

Continue Reading Jalan Mundur Taktik Djanur

Wilujeng Dejan Antonic

bincang-bincang header

Akhirnya hawar-hawar Dejan Antonic menjadi suksesor Djanur menjadi kanyataan. Rebo tanggal 20 Januari 2016, ketika Bandung diguyur hujan nu awet, Dejan diperkenalkan kepada khlayak ramai sebagai pelatih kepala Persib terbaru.

Di persepakbolaan Indonesia Dejan bukanlah wajah asing, sudah mencicipi heurasnya sepakbola kita sejak dari jaman pemaen hingga menjadi pelatih. Karir Dejan sebagai pemain dan pelatih di Indonesia cukup joss meskipun belum menghasilkan tropi apapun bagi kesebelasan yang memakai jasanya. (more…)

Continue Reading Wilujeng Dejan Antonic

Ketika Persib Sedang Dalam Kesulitan

stadion siliwangikekalahan dari surabaya yunaitid kemaren membuka mata kita, ada banyak hal telah hilang dari Persib dalam kurun waktu satu tahun saja.

Paling karaos tentu saja hilangnya Kamerad Vlado sebagai komandan lini pertahanan Persib. Vlado adalah otak dari kokohnya pertahanan Persib. Tanpa Vlado lini pertahanan Persib kocar-kacir. Tidak ada koordinasi untuk bergerak secara harmonis. Tidak ada yang wani gelut dengan striker lawan. Padahal salah satu kunci kesuksesan bek dalam bertahan menahan gempuran lawan adalah kudu bisa leuwih sangar dibanding streker lawan. Eleh adu gertak berarti eleh mental, eleh mental berarti tinggal tunggu waktu melakukan error dan kabobolan. Ketiadaan Vlado juga membuat Made kehilangan kepercayaan terhadap kuartet pelindungnya, hasilnya salah koordinasi sering terjadi.

(more…)

Continue Reading Ketika Persib Sedang Dalam Kesulitan

Evolusi Taktik Djanur

stadion siliwangiDi ini talkshow kemaren Konate bilang dengan pede bahwa Djanur itu pelatih yang punya banyak taktik dan variasi. Karena keluar dari mulut seorang playmaker andalan maka siapa mau meragukan pengakuan tersebut? Bisa dibilang Konate itu representasi taktik Djanur di atas lapangan. Apalagi Konate adalah perancang serangan terbaik di Indonesia saat ini. Sumbangan 3 piala dari Makan Konate jelas bukti hakiki dari pernyataan Konate tersebut. (more…)

Continue Reading Evolusi Taktik Djanur

Hariwang

hariwang memePernah ketika dolsimod ogut mikir bahwa Djanur sebenarnya sudah menujukkan progress dalam hal kemampuan taktiknya. Dibandingkan Persib di musim 2013 dan saat juara musim 2014, Persib kini banyak mengikuti apa yang Djanur inginkan. Di dua musim pertama Djanur banyak bergantung kepada kemampuan pemainnya, fondasi ide taktik Djanur adalah memberi kebebasan kepada pemain untuk menilai situasi di atas lapangan untuk kemudian mengambil keputusan apa yang akan dilakukan berikutnya. Karena itu sosok pemain senior sangat penting dalam permainan Persib. (more…)

Continue Reading Hariwang

Poros Tengah ver 2.0

stadion siliwangiDuet poros halang Taufiq-Hariono meninggalkan kesan yang mendalam dari pertandingan melawan Persiba Balikpapan. Kedua nya bukan hanya menjalankankan pembagian tugas dari Mang Djanur dengan sangat baik, tapi juga menunjukkan kualitas yang mereka punya, plus harapan bahwa walau memasuki umur 30an keduanya masih bisa berkembang. (more…)

Continue Reading Poros Tengah ver 2.0

Latih Tanding di Jakabaring

feminisme sepakbola rakyat.

Turnamen yang Dipeyeum.

Turnamen pemanasan pra musim 2014, yang sudah dipeyeum selama setahun lebih akhirnya selesai digelar pada Februari 2015. Final teraneh di dunia dan cuma indonesia yg bisa begini. Diluar hasil akhir, ada banyak hal positif yang diperlihatkan Djanur dari pertandingan final iic semalem. Pertandingan ini pun menjadi brometer bagaimana liga akan berlangsung di musim 2015. Semacam trailler untuk taktik Djanur, permainan arema, dan kinerja wasit.

Melawan arema  tadi malam coach Djanur menurunkan line up terbaiknya. kiper dipercayakan pada Made, sementara empat bek sejajar di huni oleh Vlado, Jupe dan di kedua fullback dihuni Pardi dan Toncip. Lini tengah dipasang dua gelandang bertahan sekaligus sebagai double pivot Hariono dan Dado. Konate di posisi yang lebih maju sebagai playmaker. Sisi kanan dan kiri dipercayakan pada Tantan dan Atep yang keduanya aktif bertukar posisi untuk menyokong striker seleksi Maycon. Ini adalah pola utama Djanur.
(more…)

Continue Reading Latih Tanding di Jakabaring