Teruntuk Oh In-Kyun

Pertama kami ucapkan selamat datang di tim kebanggaan kami Persib Bandung. Sambutan telah banyak bobotoh berikan di akun instagrammu, kolom komen di postingan terakhirmu sudah dibanjiri ucapan selamat datang dan bernada optimis atas kehadiranmu. Walau banyak ucapan welcome dan optimis tapi banyak juga yang mengutarakan kepesimisannya tentang kedatanganmu ke Persib. Apakah kamu kaget belum juga acan kamu maen tapi sudah ada yang mengkritik dan menyebutmu grade B sampai harus dibela oleh agenmu? Hahaha J.

Kami teh salah sahiji anu rada pesimis ka umak, teu nanaon lah nya, tapi pesimis lainna teu ngadukung kan? Kami anu mengharapkan pemaen asing asia anu leuwih hade sabenerna sih. Karena kami mah menilai kamu musim kamari B aja sih, usia umay euy anu ngora~~ padahal umay yang akan mengisi posisi central sebagai playmaker, yang dalam imajinasi kami posisi yang akan bermain liar, cerdas, cermat, tangkas penuh energi, seperti ketika kami bergumul dengan kabogoh di atas kasur kosan.

Tak usah kaget oge atuh kamunya, pas datang sudah banyak nada pesimis tentangmu karena ya kami mah hayang pemaen nu alus sih intina, wajar lah didieu coba weh tanya kanu sanes. Kami sudah muak dengan pemaen-pemaen nu permaenanna sungguh borokok ontohod moyan. Kami bosan dengan perancang serangan yang kesulitan mengubah hasil akhir pertandingan seperti Ino Pugliara, Marcos Flo48, Leo Chitetsu, atau Piotr Orlinski.

Tapi kami sadar memang terlalu dini nyebut umay butut dan alus teh, pembuktian umay untuk membungkam nada-nada pesimis jiga kami aya di Piala Presiden. Tunjukan lah bahwa umay teh pantes Oh maen di Persib, plissnya, karunya kami ka Opa Gomez sebenerna hahaha lamun kamu hade mereun Opa Gomez teu migren migren teuing dan bisa jadi pengobat dari transfer lini depan yang leleus.

Ya sekali lagi selamat datang di Persib Bandung. Oh, btw kamu mau digeroan apa Oh In Kyun? Oh, In, Kyun, Inkyun atau Lee Min Ho? Ah sakumaha enakna kami weh nya. Nada pesimis terhadapmu ieu bisa kamu anggap sebagai tes mental heula di awal maen di tim gede ya Oh, mirip-mirip lah sama sambutan ti video dragon ball yang sudah umak liat di yutub. Da di Persib mah kudu kuat mental atuh. Jika dirasa ingin masih can kuat kamu kudu segera belajar ke Lord Atep bagaimana menghadapi kritikan dan nada pesimis bobotoh J. Lord jagona lamun menghadapi bobotoh mah. Tapi kalo ingin kuat mental tatkala di lapang berhadapan dengan Sandi Sute, Juan Repi, Nelson Alom atau Ismed mah kudu diajarna ka Bang Jupe atau Mas Har, soalna Lord mah sok leleus.

Oh iya, Oh, kami rek merebeja aya dua tugas yang harus kamu lakukan yang sebenernya gampang-gampang susah sih, tapi kuduna mah gampang nya kan kamu pekerja keras kata agenmu juga. Mau tau gak? Mau aja yes. Tugas nu mimiti nyaeta sebagai playmaker di Persib, geus nyaho kan eta mah hahaha.

Nah nu kadua ya Oh kamu harus bisa melepaskan diri dari bayang-bayang seorang Konate. Ieu ngeri sebenerna Oh, bayang Konate selalu menghantu siapa saja playmaker yang mengisi posisinya beberapa tahun ke belakang. Lebih mengerikan dari bayang-bayang dan kenangan kami bersama sang mantan yaitu Nabila Syakieb. Ulah loba protes, kalian pembaca, bising diseblok ku kuah seblak.

Ditambah niin ayeuna maen di Sriwijaya, bayangan itu akan semakin kuat jika dia bermain apik bersama tim pempek eta. Percayalah Oh, setiap playmaker yang datang kadieu pasti akan dibandingkan dengan konate, boh eta ku bobotoh boh ku seseorang J. Sudah ada banyak korban dari keganasan bayang-bayang Konate ieu, Erick Weeks, Ino Pugliara, Flo 48 dan terakhir mega bintang London Essien pun tak kuasa menghapus bayang-bayang jurig Konate. Jika kamu bisa menghapus bayang-bayang eta baru lah bisa disebut grade A, rek grade AAA ge bae kami mah, tapi can ge naon geus disebut grade A ku agen umay mah nya seharusnya bisa menghapus bayang-bayang Konate, setuju?

Cinta memang sulit ditebak kedatangannya. Bisa saja diawal perjumpaan rasa cinta itu belum hadir dan tumbuh. Tapi cinta bisa hadir kapan saja seiring pertemuan-pertemuan dari waktu ke waktu. Seperti kata Dilan, “Milea kamu cantik, tapi aku belum cinta, ga tau kalau sore.” Mungkin bagi kami yang meragukanmu Oh, mungkin kami memang belum terpikat oleh permainanmu karena satu dan lain hal. Tapi masih ada waktu untuk kamu dan aku untuk memahami serta melihat kualitasmu. Cinta memang kadang datang terlambat, di keterlambatan itu lah mungkin akan ada jawaban. Jawaban yang bisa saja berakhir indah dan berakhir kelam. Tergantung, permainanmu nanti di lapangan. Salam dan semoga beruntung Oh!

Salam, [Jay / Bus]

Leave a Reply

Your email address will not be published.