The Second Step

siliwangiRabu, 11 Maret 2015 PERSIB akan menghadapi wakil dari myanmar, ayeyawady fc, dalam lanjutan AFC CUP 2015. PERSIB berangkat dengan membawa kekuatan terbaiknya, termasuk Firman Utina yang baru sembuh dari cedera hamstring. Djanur sengaja meminta Wak Haji agar PERSIB bertolak dari Bandung sejak hari minggu. Berharap kondisi pemain lebih prima saat bertanding dan dapat beradaptasi dengan cuaca panas di myanmar yang panasnya dahsat, leuwih-leuwih ti negara bagian Kopo.

Strategi berangkat lebih dulu ini sangat joss walaupun menghamburkan lebih banyak duit. Belajar dari pengalaman menyakitkan kegagalan adaptasi cuaca di ha noi. Acungan jempol layak diberikan kepada manajemen yang bisa mengakomodir permintaan penting ini. Salah satu keuntungan memilki banyak sponsor. 🙂

Bermodalkan kemenagan 4-1 atas new radiant pada matchday pertama pasukan asuhan Djajang Nurjaman feat Emral Abus tentunya akan bermain lebih pede. Terlebih dengan motivasi para pemain untuk memberikan kado indah kepada PERSIB yang berulang tahun ke 82 pada tanggal 14 Maret nanti. Laga yang akan dihadapi Atep dan kawan-kawan kali ini tidak akan lebih mudah dari laga sebelumnya ketika menjamu new radiant.

 

Apakah mengalahkan Ayeyawady Sesulit Mengeja Namanya?

Saat ini, klub yang bermarkas di Bogyoke Aung San Stadium itu, bertengger di posisi 2 klasmen sementara Myanmar National League. Kurang 2 angka dari pimpinan klasmen sementara, yangon united. Dari 8 pertandingan yang dimainkan, ayeyawady berhasil menorehkan hasil super 7 kemenangan dan 1 imbang.

Urusan mencetak gol tim besutan Marjan Sekulovski ini memiliki produktivitas yang cukup tinggi, 20 gol berhasil mereka jaringkan, baru kebobolan 6 buah bola. Sementara pada matchday pertama AFC CUP ayeyawady berhasil mencuri 1 poin dari tuan rumah Lao Toyota Fc dengan skor 2-2.

Ada 9 pemain ayeyawady merupakan pemain timnas myanmar. Selain kesembilan pemain itu PERSIB juga harus siap menerima ancaman dari striker asing asal macedonia yang dimiliki oleh ayeyewady yaitu Riste Naumov. Pemain yang pernah membela timnas macedonia ini berperan penting ketika berhasil mencuri point di kandang Lao Toyota Fc dengan mencetak 2 gol.

Namun begitu PERSIB tidak perlu gentar, karena kenyaataan di level asia tim asal myanmar ini tidak mampu berbuat banyak. Terakhir kali ayewayady mengikuti kompetisi asia ini pada tahun 2013. Ayeyawady tergabung bersama kelantan (malaysia), SHB Da Nang (vietnam), dan Maziya (Maldewa). Klub ini hanya mampu mengemas 3 point dari 6 laga yang dijalani dan pada akhirnya bertengger di posisi paling buncit.

 

Tebak Menebak Starter.

Coach Emral atau Djanur selama ini termasuk pelatih yang percaya pada the winning team. Starter PERSIB biasanya berisi pemain-pemain yang itu-itu aja, yang memang sudah terbukti bisa memberi kemenangan untuk PERSIB. Kadangkala Uwak nimbrung dengan memberi usul untuk mempercayai pemain asing dibandingkan putra daerah yang masih muda. Tapi itu mah dulu… :p

Kisi-kisi Djanur soal skema:

“Saya sudah siapkan skema baku untuk pertandingan ini. Untuk skema tidak akan jauh berbeda hanya pelaksanaannya dan kerjasama pemain di lapangan seperti apa. Formasi antara 4-2-3-1 sama 4-3-3 kan tipis sekali perbedaanya,”

Laga lawan ayeyawady, PERSIB sepertinya akan membongkar starting eleven ketika berhadapan dengan new radiant. Atep dan Hariono menjadi 2 pemain yang perlu waswas. Permainan joss Yandi dan Tantan bisa berimplikasi pada perputaran posisi starter. Tantan bermain di kiri, Yandi bermain sebagai juru gedor.

Dengan menempatkan Tantan di sayap kiri ini tentunya akan mengimbangi serangan PERSIB yang selama ini hanya bertumpu pada Haji Ridwan dan Pardi. Kecepatan dan determinasi yang dimiliki Tantan sebagai jaminan mutu untuk mengacak-ngacak lini pertahan ayeyawady.

Pergerakan trio serang Tantan-Yandi-Haji Ridwan terlihat cukup cair saat melawan new radiant. Yandi tidak canggung untuk turun ke bawah membuka ruang dan meminta bola. Ridwan terbiasa mengambil rute sampai ke ujung lapangan, baik di kiri atau di kanan, untuk memberi ruang bagi fullback masuk ke tengah. Tantan hobi menusuk ke dalam kotak pinalti.

Kalau Utina sudah sehat wal afiat, maka besar kemungkinan dipilih Djanur. Trio Konate-Utina-Dado akan mengisi lini tengah dalam pola 3 gelandang sejajar. Ketiganya fasih dalam membangun serangan juga dalam bertahan.

 

Melunasi Hutang Babak Kedua Matchday Pertama.

Evaluasi matchday pertama menunjukan bahwa lengahnya lini tengah PERSIB pada babak kedua berdampak organisasi permainan yang buruk dan menyebabkan terjadinya gol balasan dari new radiant. Ini yang tidak boleh terjadi ketika PERSIB bermain dengan ayeyawady, pemain harus tetap fokus. Tekanan pada pertandingan kali ini akan lebih besar. Suporter tuan rumah lebih banyak dibanding bobotoh yang plesir ke myanmar.

Kuncinya strategi pergantian pemain harus bisa dioptimalkan oleh Coach Emral dan Djanur. Beberapa pemain yang duduk di bangku cadangan berpotensi sebagai penentu. Baik untuk memperkuat pertahanan agar tidak kebobolan, atau mempertajam serangan. Atep yang musim lalu memainkan 20 pertandingan sebagai pemain yang masuk belakangan terbukti sahih dengan mencetak 5 gol! Bisa digunakan sebagai supersub.

Memperkuat pertahanan, Mas Har bisa masuk di babak kedua saat Utina sudah abis tenaga atau saat PERSIB udah unggul. Taufiq dan Dias bisa digunakan untuk menyegarkan pertahanan. Opsi lain, Abdul bisa masuk menggantikan salah satu gelandang sehingga Jupe berubah peran jadi gelandang bertahan, strategi ini sudah terbukti bisa menahan gempuran lawan. Tinggal Coach Emral dan Djanur memainkan feelingnya menentukan kapan dan bagaimana pergantian pemain digunakan.

PERSIB punya hutang kepada bobotoh yang handeeul melihat permainan mereka di babak kedua lawan New Radiant. Tuntaskan hutang itu mang! Jika PERSIB mampu menampilkan permainan seperti ketika berhadapan dengan new radiant (babak pertama) bukan hal yang sulit untuk mendulang 3 point di myanmar sekaligus memberikan kado indah di hari ulang tahun PERSIB.

Prung tarung Maung Bandung!

#PERSIB #PersibGoesAsia

follow kami di twitter @stdsiliwangi

@bus @xuk

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp