ZZ54

feminisme sepakbola rakyat. Sempat menjadi PHP bagi bobotoh karena lebih memilih bergabung bersama klub asal Papua Persipura, akhirnya Zulham bersedia membela Persib Bandung. Keputusan Zulham untuk berpindah kostum dari Persipura ke Persib disebabkan karena klub yang bermarkas di Stadion Mandala Jayapura sudah dibubarkan. Pun di Persipura, Zulham bukanlah pilihan pertama bagi pelatih Oslvaldo Lessa.

Pemuda kelahiran ternate 27 tahun silam ini memulai karir sepakbolanya bersama persiter ternate. Berselang setahun kemudian, tepatnya pada musim 2007, Zulham hijrah ke persigo gorontalo. Selama dua musim, bersama persigo Zulham memainkan 29 laga dan berhasil mencetak gol 6 kali. Kemudian karirnya berlanjut ke Pro Duta. Bersama klub yang kini bermarkas di medan ini Zulham hanya bermain satu musim saja.

Musim berikutnya Zulham memilih hengkang ke Persela Lamongan. Di sinilah potensi Zulham mulai terendus oleh klub-klub ISL. Berkat permainannya yang apik, setelah dua musim membela klub asal Jawa Timur itu Zulham dipinang oleh Mitra Kukar di bawah pimpinan pelatih asal inggris Simon McMenemy. Saat itu Mitra Kukar tengah gencar-gencarnya merekrut pemain-pemain kelas wahid Indonesia. Di awal bergabungnya bersama Mitra Kukar, pemain yang mimiliki rekor tampil untuk timnas sebanyak 15 ini gagal mengangkat prestasi klubnya. Mitra Kukar harus puas finish di urutan ke 9 klasmen akhir Liga Super Indonesia. Zuham berhasil mencetak 7 gol dari 29 bertanding, cukup produktif mengingat Zulham bukanlah seorang striker murni.

Memasuki musim kedua bersama Mitra Kukar, Zulham menunjukan permainan yang semakin mengkilat, tak tanggung-tanggung Zulham berhasil mencetak 10 gol dari 25 pertandingan. Mitra Kukar dibawanya finish diperingkat 3 Liga Super Indonesia, tepat satu strip di atas Persib. Musim ketiga bersama Mitra Kukar, Zulham mengalami penurunan produktifitas dengan hanya mencetak 7 gol dari 25 pertandingan, setidaknya Zulham ikut berkontribusi mengantarkan Mitra Kukar lolos ke babak 8 besar ISL setelah berhasil finish di peringkat 3 penyisihan wilayah timur.

Bersama Persib Zulham telah memainkan 3 laga, 1 kali berangkat dari bangku cadangan dan 2 kali bermain sedari menit awal. Dari 3 laga yang dijalaninya Zulham telah berhasil mengemas 5 gol. Sebuah trigol ikut menambah ciamik statistik Zulham di Persib. Bahkan pemain sekelas Sergio Van Dijk yang pada musim 2013 berhasil mencetak 21 gol, tak pernah sekalipun mencetak 3 gol sekaligus dalam satu laga resmi.

Kinerja Zulham sejauh ini memberikan sinar cerah bagi Persib. Penampilan ciamik Zulham bisa menjadi alternatif bagi Djanur untuk membuka keran gol Persib yang sedang seret. Tumpulnya lini serang persib telah terasa sejak kepergian Ferdinand Sinaga, Spasojevic yang diplot sebagai penyerang utama belum mampu memenuhi ekspektasi bobotoh dan manajemen.

Zulham - atep
Perbandingan gol per musim Lord Atep – Zulham. Sarua produktif (kecuali di masa suram Lord Atep). Punya dua sayap yang produktif modal joss buat Djanur!

Dari segi taktikal Djanur bisa memanfaatkan Zulham di berbagai posisi. Pemain bernomor punggung 54 ini memiliki kualitas teknik, driblling dan olah bola di atas rata-rata pemain lokal. Sangat cocok bila Djanur menempatkanya di sisi kanan maupun kiri penyerangan, Zulham mempunyai kelebihan tendangan kaki kiri dan kanan yang sama baiknya. Tak hanya sebagai gelandang serang yang melebar Zulham pun bisa diplot sebagai penyerang tengah jika memang terpaksa. Pada saat membela timnas diajang piala AFF 2013 Zulham diplot sebagi striker dalam skema 4-4-2 oleh pelatih Alfred Riedl, hasilnya tidak terlalu mengecewakan Zulham berhasil mencetak 2 gol dari 3 pertandingan.

Ketika masih membela Mitra Kukar Zulham terkenal sebagai pemain yang egois. Puji syukur, setelah melakoni 3 laga bersama Persib, Zulham terlihat bermain jauh dari egois. Zulham beberapa kali melakukan kombinasi serangan bersama Tantan, bahkan pada saat laga melawan Persebaya Zulham berhasil memberi assist kepada Tantan. Selain itu pemain 27 tahun ini juga tak segan membantu lini pertahanan Persib ketika berada dibawah tekanan. Terlepas dari gayanya yang keronaldo-ronaldoan, selama Zulham mampu memberikan kontribusi nyata bagi Persib semua gaya nya itu bukan masalah.

Satu hal yang sangat perlu Zulham waspadai adalah perilakunya di luar lapangan. Sikap ngartis adalah hal tabu bagi pemain Persib, kecuali jika dia adalah Adjat Sudrajat di tahun 80an. Banyak pemain Persib jago di lapangan tapi gagal menunjukkan sikap rendah hati di luar lapangan, biasanya karier mereka di Persib tidak lama. Zulham perlu berguru kepada Hariono dalam hal ini. Keep humble, ronaldoesque and find the net Zulham!

@xuk

follow kami di twitter @stdsiliwangi

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
×
×

Cart